Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

BHS Lakukan Bansos dan Sambangi Warga Isoman di Wonoayu

Sidoarjo (beritajatim.com) – Dewan Pakar DPP Partai Gerindra, Bambang Haryo Soekartono (BHS) bersama Tim BHS Peduli dan PT Dharma Lautan Utama (DLU) menyalurkan bantuan paket sembako kepada para Isoman dan penyemprotan di Desa Candinegoro, Wonoayu, Sidoarjo, Sabtu (7/8/2021).

Kali ini Tim BHS Peduli Lingkungan dan Kesehatan menggelar Baksos penyemprotan disinfektan untuk mencegah laju penyebaran Covid-19.

Dalam penyemprotan kali ini juga dimanfaatkan untuk menyambangi warga yang menjalani Isolasi Mandiri (Isoman).

Bersama sejumlah pejabat PT DLU, BHS mengayuh sepeda dari Balai Desa Candinegoro menuju sejumlah rumah warga yang tengah menjalani Isoman.

Selain menyambangi Isoman BHS bersama timnya dan PT Dharma Lautan Utama (DLU) juga membagikan puluhan paket sembako bagi warga yang masih menjalani Isoman akibat terpapar Covid-19.

“Baksos ini digelar setelah tim kami mendapat informasi ada sekitar 30 warga yang terpapar Covid-19. Saat ini empat diantaranya masih menjalani Isoman. Saat penyemprotan disinfektan di Desa Candinegoro ini juga didampingi sejumlah petinggi PT DLU untuk menyambangi warga Isoman sekaligus memberi bantuan sembako dan obat-obatan herbal anti Covid-19. Harapan kami sembako ini bisa membantu warga yang Isoman,” ujar Bambang Haryo Soekartono.

Ia menjelaskan untuk obat-obatan herbal yang diramu sendiri ini diharapkan bisa mempercepat kesembuhan warga yang tengah menjalani Isoman. Obat herbal terdiri degan ijo dan daun sirih yang direbus ditambahi kapsul berisi gongsongan cacing tanah.

“Mudah-mudahan segera sembuh dan Corona bisa cepat sirna agar warga bisa hidup normal dan perekonomian bisa kembali bangkit,” ucap BHS ketika memberi sembako kepada Mita Kurnia, warga RT 06 RW 03 Desa Candinegoro, yang menjalani Isoman.

BHS pun mengingatkan agar warga yang menjalani Isoman meminta Pemkab Sidoarjo agar ikut mendorong warganya untuk bersikap terbuka saat menjalani Isoman.

Diantaranya dengan memasang informasi yang ditempelkan di depan rumah. Informasi itu berisi daftar kebutuhan warga yang sedang isoman, mulai kebutuhan obat-obatan, tabung oksigen hingga bahan kebutuhan pokok (sembako).

“Sekarang ini kami membantu pemerintah daerah dan masyarakat Sidoarjo agar terhindar dari Covid-19. Kami pun berupaya membantu warga yang isoman agar warga sehat. Apalagi, jumlah warga yang sehat jauh lebih banyak dibanding dari warga yang sakit. Ditambah masih banyak pengusaha hebat yang bertahan selama pandemi. Contohnya, PT DLU yang masih bisa berpartisipasi,” tegas Ketua Dewan Penasehat DPD Partai Gerindra Jawa Timur ini.

Di Sidoarjo, sambung alumni Teknik ITS Surabaya ini memaparkan saat ini ada sekitar 15.000 industri menengah dan atas di Kota Delta yang bisa digandeng dalam penanganan Covid-19. Mereka bisa diajak berpartisipasi membantu percepatan penanganan Covid-19 di Kota Delta.

Bentuknya bisa beragam, mulai penyemprotan disinfektan, membagi sembako, membagi masker, hingga himbauan taat protokol kesehatan (Prokes).

“Selama ini warga merespon baik baksos penyemprotan disinfektan itu. Kami pun berharap upaya itu bisa membantu menurunkan jumlah warga yang terpapar Covid-19 di Sidoarjo. Semoga semakin lama dampak Covid-19 semakin kecil dan akhirnya habis. Karena jumlah yang sembuh lebih banyak daripada yang sakit. Sehingga PPKM Level 4 kalau bisa diakhiri per 9 Agustus 2021,” pintah pengusaha transportasi sukses ini.

Selain itu, BHS juga menyinggung soal pandemi yang mengakibatkan 50 persen UMKM tingkat nasional, mengalami kebangkrutan. Hal serupa juga dialami UMKM di Sidoarjo. Akibatnya, banyak terjadi pengangguran hingga akhirnya meningkatkan angka pengangguran.

“UMKM harus diperhatikan. Karena 97 persen usaha dan pekerja ada di sektor UMKM. Makanya sektor UMKM tidak boleh terjadi. Karena pemerintah daerah harus tegas menyampaikan ke pemerintah pusat agar PPKM Level 4 diakhiri tanggal 9 Agustus besok,” jelasnya berharap.

Sedangkan Direktur Utama (Dirut) PT DLU, Erwin H Poedjono yang ikut baksos di Desa Candinegoro, mengaku pihaknya rutin melakukan sejumlah kegiatan CSR. Alasannya, dalam situasi pandemi Covid-19, pihaknya bersama dengan penasehat PT DLU, BHS sering melakukan Baksos di Desa Candinegoro, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo.

“Upaya kami ini juga dalam rangka ikhtiar ikut meringankan beban yang dialami warga akibat pandemi Covid-19. Termasuk warga yang isoman. Mungkin bantuan yang kami berikan tidak seberapa banyak. Tapi kami berharap sedikit ini, ikut meringankan beban warga,” papar Erwin.

Sementara Plt Kepala Desa (Kades) Candinegoro, Sukardi mengucapkan terima kasih atas kepedulian BHS, khususnya berupa sembako untuk warga yang isoman. Pihaknya berharap bantuan sembako, obat herbal dan penyemprotan itu, bisa menambah semangat bagi warga yang isoman sehingga cepat sehat.

“Dengan penyemprotan disinfektan ini kami berharap bisa mengurangi penyebaran Covid-19 di Candinegoro dan secara umum di Sidoarjo. Mudah-mudahan (pandemi Covid-19) cepat selesai dan aktifitas masyarakat berjalan normal kembali. Dalam beberapa bulan terakhir, ada 30 warga yang terpapar Covid-19. Sebagian besar sudah sembuh. Tapi masih ada empat warga yang menjalani isoman,” pungkasnya. (isa/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar