Politik Pemerintahan

BHS Dinilai Telah Terbukti Banyak Berbuat untuk Sidoarjo dan Nahdlatul Ulama

Sidoarjo (beritajatim.com) – Calon Bupati (Cabup) Sidoarjo Bambang Haryo Soekartono (BHS) terbukti sudah banyak berbuat untuk Sidoarjo. Sepak terjang cabup nomer 1 ini juga sejak lama pro terhadap warga Nahdliyin. Selama menjabat sebagai anggota DPR RI periode 2014-2019, BHS cukup aktif mendukung progam yang pro terhadap kaum nahdliyin, baik di Sidoarjo maupun secara nasional.

“Dalam aktivitas sehari-hari dan ketika menjadi anggota DPR, Pak Bambang selalu pro aktif untuk mendukung kegiatan NU (Nahdlatul Ulama),” kata Supriyono, mantan tenaga ahli BHS saat duduk di kursi DPR RI, Rabu (11/11/2020)

Ketika di Komisi VI dan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, diceritakannya, BHS banyak berinteraksi dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai mitra kerja. Kesempatan itu justru dipergunakan BHS untuk aksi nyata mendukung kegiatan positif para nahdliyin.

Diantaranya dengan mendorong progam Corporate Social Responsibility (CSR) sejumlah perusahaan kelas nasional untuk pembangunan atau renovasi Ruang Kegiatan Belajar (RKB) Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang ada di tanah air.

Beberapa MI yang ada di Sidoarjo juga sudah banyak yang tersentuh berkat dorongan dari BHS. Seperti pembangunan RKB MI Bahrul Ulum Desa Candinegoro, Wonoayu. Kemudian Lima kelas MI Nurul Ulum, Desa Grabakan, Tulangan. MI di Desa Sawotratap, Gedangan, dan MI di Desa Sawocangkring, Wonoayu.

Masih menurut Supriyono, BHS juga berperan dalam renovasi gedung milik Lesbumi di Kecamatan Taman. Pembangunan ruang laboraturium komputer TPQ di Desa Lambangan, Wonoayu. “Juga untuk renovasi dan pembangunan masjid mushola, Pak BHS juga berperan,” imbuhnya.

Supriyono juga mengaku kerap ikut mendampingi BHS dalam kegiatan keseharian yang cenderung sangat sesuai dengan kultural NU. Mulai dari ziarah makam walisongo, hingga kegiatan yasinan, tahlilan, dan sebagainya. “Di sisi lain, ketika BHS menjadi anggota DPR RI juga sudah banyak yang dikerjakan untuk Sidoarjo. Seperti pembangunan beberapa jembatan layang, dan beberapa program lain,” rinci Supriyono menjelaskan.

Sehingga, Supriyono berulang kali menegaskan bahwa BHS merupakan calon yang paling berpengalaman dan terbukti kinerjanya untuk Sidoarjo. Tidak perlu diragukan.

Sementara wakilnya, M Taufiqulbar, juga tokoh dari keluarga Nahdliyin. Dia menantu dari KH Masykur yang juga bendahara PCNU Sidoarjo dua periode, perintis dan pendiri RS Siti Hajar dan Rahmatul Ummah Sidoarjo. Taufiqulbar juga seorang santri. Pengusaha yang pernah menjadi Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo itu juga disebut Supriyono tidak perlu diragukan ke-NU-annya. (isa/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar