Politik Pemerintahan

Pilkada Gresik 2020

Besok Penetapan Nomor Urut Paslon, Polisi Siap Bubarkan Massa Jika Nekad Datang

Gresik (beritajatim.com) – Tahapan penetapan nomor urut pasangan calon (Paslon) Pilkada Gresik terus bergulir. Mulai Rabu(23/9/2020) besok, Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat mengagendakan penetapan nomor urut paslon yang digelar di Hotel Horison Perum GKB.

Ketua KPU Akhmad Roni yang sudah dinyatakan sembuh dari Covid-19 menyatakan penetapan nomor dilakukan secara tertutup dengan mengundang para Laison Officer (LO). “Sejauh ini hasil verifikasi berkas persyaratan paslon tidak ada masalah. Tinggal disahkan melalui rapat pleno saja,” ujarnya, Selasa (22/09/2020).

Masih menurut Roni, terkait pengundian nomor urut paslon. KPU Gresik membatasi orang yang masuk mengingat masih masa pandemi Covid-19.

“Yang diperkenankan masuk yakni para pasangan calon, perwakilan partai pendukung, dan para tamu undangan. Jumlahnya pun dibatasi, kurang lebih sama seperti saat pendaftaran pada 4-6 September 2020 lalu. Kegiatannya pun juga tidak akan berlangsung lama, langsung pada inti acara,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menuturkan, pihaknya sudah melakukan berbagi persiapan jelang penetapan nomor paslon besok. Bahkan, terkait dengan kegiatan ini dirinya mendatangi kntor KPU Gresik untuk melakukan koordinasi. “Kedatangan kami ke KPU Gresik hanya berkordinasi saja membahas teknis pengundian nomor urut,” tuturnya.

Alumnus Akpol 2001 itu juga menegaskan akan mensiagakan personil penuh pada tahapan selanjutnya. Hal tersebut sesuai maklumat Kapolri nomor MAK/3/IX/2020 setelah mendapat keputusan bahwa Pilkada tetap dilanjutkan pada 9 Desember 2020. “Perlu penegasan pengaturan agar tidak terjadi kluster baru Covid-19. Maka protokol kesehatan wajib hukumnya untuk dilaksanakan,” tegasnya.

Hal tersebut kata Arief, lanjutnya, berlaku juga bagi para pasangan calon termasuk para tim kampanye dan pendukung. “Saya menghimbau tidak perlu mengerahkan massa, karena hanya pihak-pihak tertentu saja yang bisa memasuki ruangan dalam tahapan lanjutan tersebut,” katanya.

Dari hasil koordinasi, rencananya prosesi pengundian nomor urut akan dilaksanakan mulai pada pukul 19.00 WIB. Pengamanan barikade dan pembatasan ketat akan diterapkan disekitar lokasi. Jika ada yang memaksa masuk akan diberi sanksi bahkan melakukan pembubaran massa. [dny/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar