Politik Pemerintahan

Besok Paslon QA Daftar ke KPU Kabupaten Gresik

Gresik (beritajatim.com) – Pasangan calon (Paslon) Cabup M Qosim dan Cawabup Asluchul Alief atau QA menggelar pidato kerakyatan dan penyampaian visi-misi. Acara digelar di posko pemenangannya yang berada di Jalan Sampit nomor 4 kawasan Perum Gresik Kota Baru (GKB).

Hadir dalam pidato politik itu antara lain pengurus DPC PKB, DPC Gerindra, DPD Berkarya Gresik, dan DPC Partai Gelora Gresik.

Ketua Tim Pemenangan QA Imron Rosyadi mengatakan, pesta demokrasi di masa pandemi Covid-19 ini penuh dengan gagasan.

“Karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Sehingga, kami berkomitmen untuk menciptakan kampanye dengan motivasi, teduh, anti caci maki dan anti hoax. Tanpa ada fitnah atau ujaran kebencian,” katanya, Jumat (4/09/2020).

Masih menurut Imron, ke depan perlu dipimpin oleh sosok yang berpengalaman, berdedikasi, penuh pengabdian dan terukur. Tidak sekadar membawa perubahan, namun juga dengan gagasan. Tanpa hal tersebut tentu akan mustahil tercapai.

“Kami yakin sekian para pemilih nanti pasti menginkan perubahan yang penuh dengan optimisme,” papar Sekretaris DPC PKB Gresik itu.

Rencananya, paslon dengan tagline ‘Gresik Ayem Tentrem’ itu bersama-sama pengurus partai pendukungnya mengantar Cabup M.Qosim dan Cawabup Asluchul Alief mendaftar ke KPU.

Sementara, Cabup M.Qosim saat menyampaikan beberapa visi-misi pemerintahan kedepan menyatakan jika terpilih menjadi Bupati Gresik periode 2021-2025 nanti. Dengan landasan pemikiran think again and think across.

“Gresik harus bangkit pasca pandemi Covid-19. Sehingga, segala sektor tentang kesehatan menjadi fokus utama,” ungkapnya.

Ia menambahkan, terkait masalah ekonomi yang memukul seluruh potensi. Maka pemulihan ekonomi akan menyasar sektor kunci. Yakni pertanian, nelayan, peternakan dan UMKM.

“Saya menegaskan bersama Alief nanti merupakan satu kesatuan. Kami berdua satu paket, tidak akan melihat siapa bupati dan wakil, namun bekerja bersama untuk saling melengkapi dan mendukung,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Asluchul Alif. Direktur utama RS Fatma Medika itu menjelaskan bahwa seluruh visi-misinya akan terbalut dalam nilai-nilai religius dan kearifan lokal.

“Sesuai amanah dari para tokoh ulama dan masyarakat. Agar ciri Gresik sebagai kota santri tetap terjaga. Pun tidak menghilangkan berbagai inovasi mewujudkan Gresik sebagai smart city,” ungkapnya. [dny/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar