Politik Pemerintahan

Besok, Kegiatan Masyarakat Kota Mojokerto Dibatasi

Rakor persiapan PPKM di kantor Satpol PP Kota Mojokerto.

Mojokerto (beritajatim.com) – Jelang pelaksanaan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Mojokerto, Jumat (14/1/2021) besok, Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto menggelar rapat koordinasi (rakor). Kegiatan masyarakat di Kota Mojokerto akan dibatasi mulai, Jumat (15/1/2021) besok.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Mojokerto, Hariyana Dodik Murtono mengatakan, Kota Mojokerto akan dilaksanakan PPKM mulai tanggal 15 Januari sampai 28 Januari 2021. Sebagaimana Inmendagri Nomor 1 Tahun 2021, Kota Mojokerto telah memenuhi unsur penerapan PPKM.

“Kota Mojokerto akan melakukan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat. Seperti jual beli di pasar akan dipasang barikade di setiap pintu masuk. Sejumlah jalan protokol di Kota Mojokerto dilakukan penutupan saat jam malam,” ungkapnya, Kamis (14/1/2021).

Hal tersebut dilakukan untuk membatasi keramaian masyarakat di Kota Mojokerto pada malam hari. Seperti perempatan Jalan KH Nawawi dan Jalan Nawawi Masjid serta jalan depan kantor Kecamatan Kranggan. Kegiatan hajatan masyarakat juga akan dilakukan pengawasan secara ketat.

Sementara itu, Kasat Binmas Polresta Mojokerto, AKP Anang Leo Afera menambahkan, agar semua pihak sama-sama melakukan pengawasan kegiatan hajatan masyarakat dan mencari informasi di setiap kelurahan sehingga ada langkah upaya pencegahan.

“Operasi Yustisi akan dilaksanakan pagi dan sore, pada malam hari akan dilakukan pemantauan terkait kegiatan-kegiatan yang dapat menimbulkan keramaian. Harapannya dengan pemantauan dan Operasi Yustisi tersebut bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” tambahnya. [tin]



Apa Reaksi Anda?

Komentar