Politik Pemerintahan

Pilbup Malang 2020

Bertemu Kiai Marzuqi Mustamar, SANDI Siap Sejahterakan Warga NU

Malang (beritajatim.com) – Calon Bupati Malang nomer urut 1, HM Sanusi menyatakan, siap membela seluruh aktifitas keumatan Nahdlatul Ulama (NU) apabila dirinya di beri amanah sebagai Bupati kembali.

Pernyataan itu ditegaskan Sanusi usai bersilaturahmi dan bertemu Ketua PWNU Jawa Timur, KH Marzuqi Mustamar di kediamannya, Kamis (3/12/2020).

Dalam pertemuan itu, Kiai Marzuqi menyambut baik kedatangan Sanusi (SANDI). Kehadiran Sanusi bersama Calon Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto dan Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, Darmadi, mendapat banyak wejangan dan didoakan Kiai Marzuqi.

Usai ramah tamah, Paslon SANDI akhirnya menandatangani komitmen kepada NU. Penandatanganan janji SANDI untuk kepentingan NU tersebut, di saksikan langsung Ketua PWNU Jawa timur Kiai Marzuqi Mustamar, Ketua PCNU Kabupaten Malang, dr Umar Usman dan juga sejumlah Kiai yang tergabung dalam Forum Kiai Muda Malang Raya.

Dalam surat pernyataan bermeterai itu, Sanusi selaku Calon Bupati Malang nomer urut 1 menyatakan, apabila dirinya terpilih menjadi Bupati Malang, akan tetap setia dengan ajaran Islam Ahlussunnah Waljamaah An Nahdliyah.

Sanusi juga menyatakan, akan selalu taat dan merujuk kepada para Kiai NU dalam membuat keputusan strategis selama memerintah Kabupaten Malang. Terakhir, dalam surat pernyataan itu, Sanusi menegaskan akan membela kepentingan ajaran NU, Dakwah NU, Kesejahteraan NU dan Pendidikan NU.

Pernyataan itu ditandatangani Sanusi bersama Didik Gatot Subroto dan Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Malang, Darmadi. “Sebagai kader NU yang maju sebagai Calon Bupati Malang, saya siap membela seluruh kepentingan dan ajaran NU demi kesejahteraan NU,” tegas Sanusi, Kamis (3/12/2020).

Kata Sanusi, sudah sejak lama, sebagai kader NU, dirinya selalu tawadhu’ dan dekat dengan Kiai. “Saya ini santri dari kecil. Kepentingan umat dan warga NU bagi kita adalah segalanya. Saya tidak bisa menjadi seperti saat ini tanpa doa orangtua, guru dan bimbingan para Kiai tentunya,” Sanusi mengakhiri. (yog/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar