Politik Pemerintahan

Bersyarat Wajib Rapid Test, Sejumlah Warga Pilih Tolak Bantuan Sembako Dinsos

Sumenep (beritajatim.com) – Tujuh warga Desa Kebundadap Timur, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, menolak bantuan dari pemerintah daerah melalui Dinas Sosial setempat. Mereka memilih tidak hadir ke balai desa setempat saat penyerahan bantuan, karena bagi penerima bantuan disyaratkan mengikuti rapid test lebih dulu.

“Yang pertama, mereka khawatir kalau hasil rapid test-nya reaktif, maka mereka akan dikucilkan oleh warga yang lain. Kemudian yang kedua, mereka merasa sehat dan tidak sakit,” kata Budiono, warga Desa Kebun Dadap Timur, Jumat (2/10/2020).

Dinas Sosial menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak kebijakan pembatasan sosial berskala mikro (PSBM) di 7 desa di Kecamatan Saronggi. Kebijakan ‘lokcdown’ terbatas itu diberlakukan sejak 21 September 2020.

“Akhirnya bantuan itu dibawa kembali oleh petugas dari Dinas Sosial, karena memang warga kami ada yang tidak mau menerima mengingat persyaratan yang diberlakukan,” ujar Budiono yang juga mantan kepala desa setempat.

Sementara Kepala Dinas Sosial Moh. Iksan menjelaskan, persyaratan rapid test bagi warga sebelum menerima bantuan dilakukan untuk mengetahui penyebaran Covid-19. “Tujuannya supaya bisa diketahui, berapa orang yang tertular, dan berapa yang tidak. Mestinya tanpa ada bantuan sembako pun, warga bersedia di rapid test,” terangnya.

Tujuh desa di Kecamatan Saronggi yang menerapkan PSBM tersebut adalah Desa Saroka, Kebun Dadap Barat, Kebun Dadap Timur, Tanah Merah, Langsar, Tanjung, dan Pagar Batu.

Keputusan memberlakukan ‘lockdown’ terbatas itu berdasarkan kesepakatan bersama antara forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda), forum pimpinan kecamatan (Forpimka) dan seluruh kepala desa di kecamatan tersebut.

Kebijakan itu diambil menyusul data yang ada pada tim gugua Covid-19, jumlah warga Saronggi yang positif terpapar Covid-19 cukup tinggi yakni sebanyak 33 orang. Dari angka tersebut, 6 diantaranya meninggal dunia. [tem/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar