Politik Pemerintahan

Bersama 5 Kabupaten/Kota Lainnya, Paslon Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto Jalani Cek Kesehatan di RSU Dr Soetomo

Petahana Mojokerto, Pungkasiadi menjalani uji swab di RSU Dr Soetomo Kota Surabaya. [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Tahapan pemeriksaan kesehatan untuk pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto digelar di Rumah Sakit Umum (RSU) Dr Soetomo, Kota Surabaya, Senin (7/9/2020). Kabupaten Mojokerto melalukan pemeriksaan kesehatan di RSU Dr Soetomo bersama lima kabupaten/kota lainnya.

Yakni calon pasangan Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo, calon pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya, calon pasangan Bupati dan Wakil Bupati Gresik, calon pasangan Bupati dan Wakil Bupati Lamongan dan calon pasangan Bupati dan Wakil Bupati Tuban. Ketiga calon pasangan Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto menjalani uji swab.

Komisioner KPU Kabupaten Mojokerto, Achmad Arif mengatakan, tahapan pemeriksaan kesehatan untuk calon Bupati dan Wakil Bupati dilakukan tanggal 8 dan 9 September 2020. “Namun untuk hari ini ada uji swab terhadap ketiga pasangan calon yang didampingi masing-masing satu orang pendamping. Pendamping juga ikut uji swab,” ungkapnya.

Di uji swab yang pertama yakni pasangan Ikfina Fatmawati-Muhammad Al Barra (Ikbar), kemudian pasangan petahana Pungkasiadi-Titik Masudah dan disusul pasangan ketiga yakni Yoko Priyono. Urutan pasangan yang menjalani uji swab tersebut berdasarkan registrasi kedatangan pasangan calon ke RSU Dr Soetomo.

“Hasil uji swab belum keluar, nanti akan kita sampaikan. Untuk besok tanggal 8, ada pemeriksaan psikologi dan tanggal 9 pemeriksaan jasmani dan narkoba. Ada tiga RS yang ditunjuk untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, Mojokerto, Sidoarjo, Surabaya, Gresik, Lamongan dan Tuban digelar di RSU Dr Soetomo,” jelasnya.

Sementara itu, calon pasangan petahana, Pungkasiadi-Titik Masudah sebelum menjalani uji swab berziarah ke Komplek Makam Sunan Botoh Putih Surabaya. Ini lantaran di komplek tersebut ada makam Bupati Mojokerto pertama yakni Raden Adipati Prawirodirjo.

“Kami masih melakukan tradisi mohon doa restu kepada orang yang pernah menjabat Bupati di Mojokerto. Di samping itu, kami juga mohon pangestu kepada sesepuh dan mendoakan beliau sebagai kirim doa tradisi orang-orang ahlusunah waljamaah,” jelasnya. [tin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar