Politik Pemerintahan

Bermasalah, 21 PNS di Ponorogo Dapat Sanksi Tegas

Pemkab Ponorogo berkomitmen penuh untuk peningkatan kinerja aparatur negara.(foto : humas Pemkab Ponorogo)

Pemkab Ponorogo berkomitmen penuh untuk peningkatan kinerja aparatur negara.(foto : humas Pemkab Ponorogo)

Ponorogo (beritajatim.com) – Pegawai negeri sipil (PNS) sebagai penyelenggara negara harusnya bisa menjadi contoh untuk masyarakat. Namun, di tahun 2019 ada 21 PNS di lingkup Pemkab Ponorogo malah tersandung kasus pelanggaran disiplin. Menurut data dari Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ponorogo, dari jumlah tersebut sebanyak 18 mendapat hukuman disiplin berat dan 3 dikenai hukuman disiplin sedang.

Jumlah pelanggaran disiplin itu meningkat, jika dibandingkan dengan tahun 2018, saat itu hanya ada 15 PNS yang terjerat kasus. Dengan rincian, 11 orang dikenai hukuman disiplin berat. Dan sisanya mendapatkan hukuman disiplin sedang. “Perbandingan antara tahun 2018 dan 2019, hukuman disiplin beratnya naik. Dan hukuman disiplin sedangnya menurun,” kata Kepala BKPSDM Ponorogo Winarko Arief, Senin (6/1/2020).

Winarko Arief tidak menjelaskan secara satu per satu perihal pelanggaran yang dilakukan oleh PNS yang bersangkutan, sehingga mereka mendapatkan hukuman. Win sapaan akrab Winarko Arief hanya menjelaskan jika pelanggaran yang mendominasi adalah indisipliner, baik indispliner berat maupun sedang. Ada juga karena abdi negara tersebut melakukan tindak pidana korupsi (tipidkor) dan penipuan.

Win menyebut jika sanksi yang diberikan kepada PNS yang berkasus juga bermacam-macam. Mereka yang melakukan pelanggaran-pelanggaran disiplin berat bisa mendapatkan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat sebagai PNS. Selain itu juga bisa pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sebagai PNS serta bisa pembebasan dari jabatan. Sedangkan sanksi untuk pelanggaran disiplin sedang, salah satu sanksinya penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 1 (satu) tahun.

“Penjatuhan sanksi terhadap PNS bermasalah ini sebagai bukti bahwa Pemkab tegas dan serius dalam menangani indisipliner. Supaya ke depan bisa lebih disiplin, sehingga pelayanan terhadap masyarakat juga semakin baik,” pungkasnya.(end/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar