Politik Pemerintahan

Berkat Surat Gubernur, DLH Jember Bisa Hutang BBM Truk Sampah

Jember (beritajatim.com) – Krisis bahan bakar solar untuk truk pengangkut sampah di Kabupaten Jember, Jawa Timur, berakhir. Ini setelah salah satu stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang, bersedia mengutangi Dinas Lingkungan Hidup.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jember Arismaya Parahita mengaku terbantu dengan terbitnya surat Gubernur Jawa Timur tertanggal 15 Januari 2021 , bernomor 131/719/011.2/2021 mengenai Penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah, Eselon II, Eselon III, dan Eselon IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember.

Dengan surat itu, Arismaya berani membuka pembicaraan dengan SPBU untuk berutang BBM solar, kendati anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) belum ada. “Ada beberapa pom bensin yang bersedia. Cuma kami pilih yang selama ini melayani dengan baik, yakni pom bensin Baratan. Kalau harga kan di mana-mana sama,” katanya, Kamis (21/1/2021).

Kebutuhan BBM untuk truk sampah, traktor di tempat pembuangan akhir, kendaraan roda tiga pengangkut sampah sekitar Rp 40 juta setiap pekan. “Dua tiga rit truk sampah. Sementara ini, truk-truk kami jatah seminggu 50 liter solar. Dicukup-cukupkan,” kata Arismaya.

Sebelumnya, ketiadaan APBD membuat truk pengangkut sampah di Kabupaten Jember, Jawa Timur, terancam tak beroperasi akhir pekan ini. Selama ini truk pengangkut sampah bisa tetap beroperasi karena saweran atau patungan masyarakat. “Diperkirakan maksimal Sabtu (23/1/2021) ini kami betul-betul tidak mampu lagi tanpa ada eksekusi APBD maupun bantuan masyarakat,” kata Arismaya, Selasa (19/1/2021). [wir/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar