Politik Pemerintahan

Berkas Paslon NIAT dan QA Masih Perlu Perbaikan

Gresik (beritajatim.com) – Berkas verifikasi dokumen persyaratan pasangan calon (Paslon) H.Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah (NIAT) dan M.Qosim-Asluchul Alief (QA) masih perlu perbaikan.

Dalam rapat pleno, KPU Gresik memberi kesempatan dan mengundang para liaison officer (LO) dari masing-masing bakal pasangan calon (bapaslon yang telah mendaftar pada 4-6 September lalu. Mereka mendapatkan berkas pemberitahuan hasil verifikasi dokumen syarat pencalonan.

Dari kedua bapaslon tersebut masih harus memperbaiki dokumen yang telah disampaikan. “Pada prinsipnya berkas yang kami terima sudah lengkap namun perlu diperbaiki agar sesuai peraturan KPU, beberapa juga sudah sesuai prosedur,” ujar Elvita Yulianti Komisioner KPU Gresik Divisi Perencanaan, Logistik, Umum dan Keuangan, Senin (14/09/2020).

Berkas yang masih belum klir, lanjut Elvita, antara lain surat tanggungan utang dari masing-masing paslon.

“Berkas yang kami terima berasal dari pengadilan niaga. Seharusnya keterangan tersebut dikeluarkan oleh pihak pengadilan negeri,” ujarnya.

Ia menambahkan, sesuai dengan surat edaran Mahkamah Agung nomor 03/BUA/6/HS/SP/IX/2016, masing-masing calon malah menyampaikan berkas yang tidak diperlukan, yakni laporan keterangan fiskal.

“Juga ada kesalahan identitas nama dan huruf. Antara KTP dengan NPWP,” imbuhnya.

Sebenarnya, pihak KPU Gresik sendiri bisa mengurus hal tersebut kepada yang bersangkutan. Namun dari keterangan lembaga terkait, lebih mudah dan cepat jika pihak pemohon langsung yang mengurus.

“Kami siap membantu untuk melengkapi berkas perbaikan tersebut. Hal-hal teknis bisa dikonsultasikan, pada prinsipnya kami sangat berharap kedua paslon bisa lolos dan memenuhi syarat hingga 9 Desember 2020 mendatang,” tandasnya.

Komisioner KPU Gresik Divisi Sosialisasi dan SDM Makmun menegaskan waktu yang diberikan untuk perbaikan berkas tersebut sampai 16 September mendatang.

“Kesalahannya atau poin perbaikan tidak terlalu banyak, maka prosesnya pun bisa berlangsung cepat,” katanya.

Hasil tes kesehatan dari RSUD dr Soetomo menyatakan bahwa kedua bapaslon bisa melanjutkan tahapan Pilkada.

“Kami membuka ruang untuk masing-masing tim berkonsultasi memperbaiki berkas. Agar pada penetapan paslon apda 23 September 2020 nanti bisa berjalan lancar,” tandas Makmun. [dny/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar