Politik Pemerintahan

Berkas Dua Bapaslon Pilkada Sidoarjo 2020 Butuh Perbaikan

Sidoarjo (beritajatim.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sidoarjo menggelar rapat pleno dalam soal hari verifikasi berkas persyaratan pasangan calon yang mendaftar dalam Pilkada Sidoarjo 2020.

Hasilnya, dua pasangan calon yang mengikuti Pilkada Sidoarjo 2020 harus melakukan perbaikan berkas persyaratan. Dalam rapat pleno Senin (14/9/2020), diputuskan jika berkas dua bapaslon belum memenuhi syarat dan harus melakukan perbaikan.

Kedua paslon itu, Bambang Haryo Soekartono (BHS)-M.Taufiqulbar yang diusing oleh Partai Gerindra, Golkar, PKS, Demokrat dan PPP. Satu paslon lainnya yang juga harus melengkapi berkas, yakni Ahmad Muhdlor Ali-Subandi. Untuk pasangan Kelana Aprilianto-Dwi Astutik belum bisa diumumkan karena belum dilakukan verifikasi.

Dikatakan Komisioner KPU Sidoarjo Divisi Teknis Penyelenggaraan Miftakul Rohmah, untuk paslon BHS-M.Taufiqulbar ada beberapa berkas yang harus diperbaiki.

Di antaranya keabsahan ijazah, tanda terima APK (Alat Peraga Kampanye) dan tim kampanye bapaslon. “Kesalahannya seperti penulisan nama yang tidak sama dengan KTP,” katanya Selasa (15/9/2020).

Sedangkan untuk pasangan Ahmad Muhdlor Ali-Subandi, juga ada beberapa berkas yang perlu dibenahi. Di antaranya keabsahan ijazah, berkas BB1 terkait surat pernyataan calon dan BB2 terkait kurikulum vitae, serta tim kampanye paslon. “Paslon punya waktu untuk pembenahan sampat tanggal 16 kedepan,” terang Miftah.

Masih kata Miftah menambahkan untuk Paslon Kelana Aprilianto – Dwi Astutik belum diumumkan karena tertunda verifikasinya. KPU masih menunggu hasil pemeriksaan kesehatan dari pasangan yang diusung PDIP-PAN itu. (isa/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar