Politik Pemerintahan

Berkapasitas 2 Ribu Orang, Salat Id di Masjid yang Dibangun Bupati Hendy Hanya akan Diikuti 300 Orang

Jember (beritajatim.com) – Masjid Roudhotul Muchlisin yang dibangun Bupati Hendy Siswanto di Kabupaten Jember, Jawa Timur, akan menggelar salat Idul Fitri, Kamis (13/5/2021). Namun jumlah jemaah hanya 15 persen dari kapasitas maksimal masjid tersebut.

“Roudhotul Muchlisin hanya digunakan gedung utamanya. Sekitar 200-300 jemaah. Tidak boleh ada jemaah di halaman dan itu ,” kata Hendy yang menjabat ketua yayasan masjid itu. Ini sesuai dengan status Jember yang termasuk dalam kategori zona oranye dalam pandemi Covid-19.

Hendy meminta kepada masyarakat agar salat id tak terkonsentrasi di masjid. Masyarakat bisa menggunakan musala di lingkungan masing-masing dengan menggunakan protokol kesehatan. “PWNU (Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama) mengizinkan salat id di musala, salat id hanya diikuti lima orang tidak apa-apa. Bahkan Muhammadiyah menyarankan salat di rumah masing-masing. Kami harapkan itu dilaksanakan di Jember, tidak wajib di masjid,” katanya.

Seluruh jemaah diwajibkan membawa masker, membawa tempat untuk alas kaki dan sajadah selamat salat id dan menyimak khotbah. Khotbah Idul Fitri dilaksanakan paling lama 10 menit dan imam salat diminta agar membaca surat-surat pendek. Mimbar yang digunakan dalam salat id di masjid dan lapangan agar dilengkapi pembatas transparan antara jemaah dan khatib.

“Setelah selesai pelaksanaan salat id, jemaah kembali ke rumah masing-masing dan menghindari jabat tangan atau bersentuhan secara fisik,” kata Hendy. [wir/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar