Politik Pemerintahan

Beri Pembinaan Mental, Bupati Kediri Ingatkan ASN Bekerja dengan Hati

Kediri (beritajatim.com) – Setiap hari Senin, minggu pertama diawal bulan Pemerintah Kabupaten Kediri secara rutin menggelar kegiatan Pembinaan Mental. Kegiatan yang diikuti oleh ratusan pegawai ASN mewakili masing-masing instansi bertempat di Gedung Bagawanta Bhari (1/8/2022).

“Bekerjalah dengan hati”, itulah pesan yang disampaikan Mas Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana saat kegiatan mentalan pegawai ASN Pemerintah Kabupaten Kediri.

Mas Dhito, panggilan Bupati Kediri itu sedikit bercerita bahwa beberapa hari yang lalu ketika melaksanakan kunjungan kerja di daerah Gedangsewu, Pare, ia mendapati sebuah panti yang menampung orang Lanjut Usia (Lansia) yang jumlahnya cukup banyak, yaitu sekitar 200 lansia. Sedangan relawan yang bekerja setiap hari merawat para lansia tersebut hanya 8 orang saja.

“Melihat para relawan dapat melakukannnya, saya harapkan Bapak-ibu semua yang hadir pada pembinaan mental ini sanggup bekerja dengan tulus ikhlas memberikan pelayanan kepada masyarakat?” tanya Mas Bupati.

“ASN yang ada sekarang ini, Harus bisa memberikan pelayanan terbaik dan maksimal bagi penduduk Kabupaten Kediri yang jumlahnya lebih dari 1,6 juta”, jelas Mas Dhito.

“Caranya bagaimana, yaitu bekerja dengan hati”, ucapnya.

“Mari kita semua bekerjasama, bahu membahu dalam meningkatkan program pembagunan yang ada dikabupaten Kediri. Jika kita bersama pasti kita akan dapat melakukannya”, pungkasnya.

Diakhir acara Pembinaan Mental diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustad Harun Rosyid dari Ngadiluwih. Dalam tausiahnya menjelaskan tentang pentingnya mengucapkan terima kasih kepada sesama.

“Kenapa kita harus selalu berterima kasih atas segala pemberian orang lain, karena itu sebagai wujud bahwa kita selalu bersyukur atas nikmat Allah SWT”, terangnya. [adv kominfo/nm]

Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV dan Foto

BPOM RI Segel Jamu Tradisional di Banyuwangi

Korban Pelecehan Harus Berani Lapor

Coba Yuk Spa Kurma di Surabaya

Ketika Melaut Tak Harus Mengantri Solar