Politik Pemerintahan

Pilbup Kediri 2020

Bentuk Poros Baru, 4 Partai Usung Pasangan Masykuri-Supoyo?

Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Kediri Arief Junaedi.

Kediri (beritajatim.com) – Empat partai politik di Kabupaten Kediri dikabarkan membuat poros baru dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati kediri 2020. Yaitu, Partai Gerindra dengan mengajak tiga partai politik lain, yakni PPP, Partai Demokrat dan PKS.

Partai Gerindra dengan lima kursi, PPP dua kursi, Partai Demokrat tiga kursi dan PKS satu kursi. Sehingga, bila keempatnya resmi bergabung menjadi 11 kursi. Koalisi empat partai ini dikabarkan bakal mengusung pasangan Wakil Bupati Kediri aktif, Masykuri Ikhsan dan mantan Sekda Kabupaten Kediri, Supoyo.

“Siap koalisi malam ini. Untuk kandidatnya tetap di jalur yang sama (peserta penjaringan),” kata Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Kediri, Arief Junaedi, Selasa (25/2/2020).

Dari sederetan nama kandidat yang mengikuti penjaringan Partai Gerindra, kini hanya menyisakan tiga orang dalam uji publik. Mereka, Wabup Kediri Masykuri dan Kepala Bakesbangpol Kabupaten Kediri Mujahid serta Kepala Desa Tarokan Supadi.

Namun, karena Supadi berada di dalam sel tahanan Polresta Kediri dalam kasus penggunaan gelar akademik, sehingga hanya ada dua kandidat yang memiliki kans lebar yaitu, Masykuri dan Mujahid.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kediri ini mengakui pertemuan dengan ketiga partai tersebut untuk membahas koalisi. Tetapi dirinya masih enggan untuk membeberkan. “Sabar tunggu saja,” tambahnya singkat.

Terpisah, Supoyo tidak menampik kabar tersebut. Dirinya juga telah dipinang oleh Masykuri untuk mendampinginya. “Ya mas betul memang saya diminta Pak Masykuri untuk mendampingi beliau dan mohon doanya,” jawab Supoyo ketika dihubungi melalui sambungan telepon. Mantan pejabat yang pernah menduduki kursi orang ketiga di Kabupaten Kediri tersebut juga membenarkan ihwal formasi keempat partai tersebut.

Lain halnya dengan PPP. Partai berlambang Kabah tersebut masih belum mengamininya. Ketua DPC PPP Kabupaten Kediri, Taufik Chavifudin yang dikonfirmasi mengatakan, apabila formasi tersebut belum final, termasuk nama kandidat yang diproyeksikan bakal diusung. “Belum fix mas,” jawab Taufik Chavifudin singkat melalui pesan whatsApp.

Bila koalisi poros baru itu benar-benar terbentuk dan dapat mengusung pasangan Masykuri-Supoyo, tentu kontestasi Pemilihan bakal semakin dinamis dan seru. PDIP Kabupaten Kediri yang dikabarkan membentuk ‘koalisi istana’ dengan merangkul partai politik sebanyak-banyaknya untuk mengusung kader muda Hanindhito Himawan Pramana (putra Seskab Pramono Anung) dan diramal hanya akan menyisakan lawan dari bumbung kosong, akan memperoleh ‘lawan’ yang mumpuni. [nm/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar