Politik Pemerintahan

Belum Rekam e-KTP, Ini Saran KPU Kabupaten Mojokerto

Mojokerto (beritajatim.com) – Berdasarkan update data penyandingan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilihan Bupati (Pilbup) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Mojokerto, setidaknya 10.327 warga belum menjalani perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP).

Sebanyak 10.327 warga tersebut terdiri dari 6.226 laki-laki dan 4.101 perempuan yang tersebar di 18 kecamatan yang ada di Kabupaten Mojokerto. Dari jumlah tersebut, sebagian besar didominasi oleh pemilih pemula yang baru atau akan genap berusia 17 tahun hingga 9 Desember nanti.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto, Vicky Risdianto mengatakan, penyandingan tersebut untuk memastikan DPT yang sudah ditetapkan benar-benar warga asli Kabupaten Mojokerto. Bagi mereka yang belum terekam e-KTP dan tidak masuk dalam DPT, KPU memberikan peluang mereka masuk dalam kuota pemilih di DPT tambahan (DPTb).

“Yang nantinya dibuktikan lewat e-KTP yang ditunjukkan ke KPPS (Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) saat coblosan. Kami juga membantu sosialisasi dan menyurati desa-desa untuk memerintahkan segera warganya yang belum melakukan perekaman,” ungkapnya, Rabu (18/11/2020).

Sebelumnya, 823.014 warga Kabupaten Mojokerto telah ditetapkan KPU sebagai DPT yang berhak mencoblos, 9 Desember nanti. Jumlah tersebut meningkat 2.374 jiwa dari Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang sudah diperbaiki. Jumlah tersebut terbagi atas pemilih laki-laki sebanyak 409.459 jiwa, dan pemilih perempuan sebanyak 413.555 jiwa. [tin/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar