Politik Pemerintahan

Belum Ada Penghibahan, Pemkab Sudah Branding Mobil Patwal Polisi

Bojonegoro (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro akan memberi hibah berupa mobil Patroli dan Pengawalan (Patwal) kekepada jajaran kepolisian setempat. Meski kini mobil tersebut sudah di branding sesuai dengan milik polisi, namun penyerahan hibah belum dilakukan.

Langkah Pemkab itu dinilai oleh Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Angling Dharma, M Nasir sebagai tindakan menyalahi hukum. Sebab, membuat branding kepolisian untuk kepentingan dinas.

“Pemkab menyalahi aturan, untuk branding tidak boleh, dan yang harus dilakukan izin sebelumnya, pengendara juga harus dari instansi kepolisian,” ujarnya, Kamis (28/2/2019).

Kepala Satuan Kepolisian Lalulintas (Kasat Lantas) Polres Bojonegoro, AKP Aristianto mengatakan, sejauh ini Pemkab Bojonegoro belum melakukan hibah kendaraan Patwal kepada Polres Bojonegoro. Pihaknya berharap agar hibah kendaraan Patwal itu segera dilakukan.

Aristianto mengungkapkan, sebelumnya sudah ada rencana hibah  kendaraan Patwal untuk Polres Bojonegoro yang digunakan menunjang pelayanan masyarakat dan pengawalan kegiatan Pemkab. Sesuai aturan kendaraan patwal tidak boleh diparkir di lingkungan Pemkab Bojonegoro.

Karena, sewaktu-waktu dibutuhkan masyarakat bisa menggunakannya. “Sekarang ini, kita baru punya 7 unit kendaraan Patwal untuk melayani masyarakat di 28 Kecamatan. Masih kurang sebenarnya, jadi harapannya itu segera dihibahkan,” tandasnya.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Bojonegoro, Heru Sugiharto mengatakan kendaraan dinas dengan branding Patwal Polisi itu rencananya dihibahkan kepada Polres Bojonegoro. Harapannya, bisa digunakan untuk pengawalan tamu dan kegiatan bupati.

“Itu kendaraan dinas milik Pemkab akan dihibahkan kepada kepolisian untuk pengawalan tamu dan kegiatan bupati. Karena polres sekarang kendaraanya kurang, jadi Pemkab menyediakan mobil patwal,” pungkasnya. [lus/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar