Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Bekal Tidak Mudik, DPR RI Salurkan 10 Ribu Paket Sembako untuk Warga Malang Raya

Bantuan sembako untuk warga Malang Raya dari relawan Cak Udin.

Malang(beritajatim.com) – Jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 2021, Anggota DPR RI Dapil Malang Raya dari Partai Kebangkitan Bangsa M Hasanuddin Wahid menyalurkan bantuan sembako untuk warga Bumi Arema. Jumlah yang dibagikan sekitar 10 ribu sembako yang didistribusikan mulai Kamis (6/5/2021) hingga Senin (10/5/2021).

Politisi PKB yang akrab disapa Cak Udin itu menyebut, bantuan sembako merupakan kegiatan sosial sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, dalam rangka menyukseskan program pemerintah yakni larangan mudik jelang lebaran, bantuan ini juga dimaksudkan sebagai apresiasi kepada warga yang tidak mudik dan tetap stay di Malang.

“Kami kerahkan semua tim di dapil untuk mendata masyarakat yang membutuhkan dan mereka yang patuh tidak mudik, kami juga beri bantuan,” kata Cak Udin, Senin (10/5/2021).

Sekjen DPP PKB itu mengatakan, kebijakan larangan mudik yang diambil pemerintah harus didukung. Sebab, penyebarab Covid-19 di Indonesia masih tinggi dan belum menunjukkan tren penurunan kasus harian. Selanjutnya, ia berharap adanya penurunan kasus di Indonesia setelah lebaran ini. Masyarakat diminta untuk menahan diri dan menggunakan platform digital sebagai pengganti silaturahmi.

“Silaturahmi tahun ini memang sangat berbeda. Kita bisa memanfaatkan live streaming atau video call untuk mengobati kerinduan kita dengan keluarga di kampung halaman kita,” imbuhnya.

Dengan larangan mudik, dia berharap kasus Covid-19 bisa ditekan dengan maksimal. Tujuannya percepatan pemulihan ekonomi nasional dan daerah bisa segera dicapai. Cak Udin menyebut, dengan memberikan bantuan sembako kepada warga, edukasi tentang protokol kesehatan Covid-19 juga bisa sekaligus digelar.

Sembako jelang lebaran bagi sebagian besar masyarakat tentu menjadi momen bahagia yang ditunggu-tunggu. Menurut Cak Udin, Hari Raya Idul Fitri bukan hanya sebagai ritual ibadah keagamaan semata, namun juga sebagai ajang mempererat tali silaturahmi.

“Mari kita jaga persatuan dan kesatuan bangsa dengan saling mencintai sesama. Satu persoalan yang sedang kita hadapi bersama adalah Covid-19. Cara melawanya harus dengan gotong royong dan kekompakan seluruh elemen masyarakat,” tandasnya. (luc/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar