Politik Pemerintahan

Klaster Ponpes Temboro di Kabupaten Kediri

Begini Langkah Gugus Tugas Tangani Santri Positif Covid-19

Kediri (beritajatim.com) – Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Kediri melakukan rapat koordinasi (rakor) dengan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Mojo. Rakor ini membahas tentang langkah-langkah penanganan seorang warga yang positif Covid-19.

Berdasarkan data  dari GTPP, identitas positif korona ini adalah santri Pondok Pesantren Temboro, Magetan. Remaja 15 tahun tersebut berasal dari Desa Petok, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri.

Dari tracking petugas, santri positif covid-19 ini sebelumnya tinggal di pesantren selama tujuh tahun. Dia dipulangkan, pada Selasa (21/4/2020) pukul 19.30 WIB lalu. Kini dia menjalani isolasi mandiri di rumah. Sementara di dalam rumahnya tinggal orang tua dan saudaranya.

Pada Rabu (29/4/2020) lalu, penderita telah dilakukan rapid test dengan hasil reaktif. Selanjutnya, pada Senin (4/5/2020) kemarin dilakukan test swab di Puskesmas Grogol. Hasil test swab keluar, pada Selasa (12/5/2020) pukul 17.00 WIb kemarin dan dinyatakan positif.

“Hari ini yang bersangkutan dibawa ke Rumah Sakit SLG (Simpang Lima Gumul) Kabupaten Kediri untuk dilakukan pemeriksaan kesehatannya. Tujuannya untuk menentukan langkah selanjutnya apakah opname atau isolasi mandiri di rumah,” kata Tim Gugus Covid-19 Kabupaten Kediri dr. Yahya.

Tim Gugus Tugas juga melakukan rapid tes terhadap pihak-pihak yang melakukan kontak langsung dengan penderita. Dari tracking petugas ada lima orang karyawan toko emas, keponakan dan orang tua yang akan dilakukan rapid test.

Sesuai rencana, pada Jum’at (15/52020) sekira pukul 09.00 WIB, ayah dan ibu serta kakak penderita akan dibawa ke RS SLG untuk dilakukan tes swab. Selain itu, tukang cuci yang bersinggungan langsung dengannya juga dilakukan tindakan serupa.

Untuk diketahui, dalam rakor tersebut dihadiri oleh Tim Gugus Covid-19 Kabupaten Kediri Windarso dan dr. Yahya, Camat Mojo Sukemi, S.Sos, Kapolsek Mojo beserta para  Kanit dan Anggota, Kades Petok Agus Susanto, Tim Gugus Covid-19 Kecamatan Mojo, Tim Gugus Covid-19 Desa Petok dan Bhabinkamtibmas Bripka Sunarko, Babinsa Serka Ismail dan Perangkat Desa  Petok.

Perlu diketahui, rumah penderita ini bersebelahan dengan Ponpes Al Anwar, asuhan dari H. Moch. Ustman (Gus Mad). Setelah pulang dari Ponpes Temboro Magetan yang bersangkutan melakukan isolasi mandiri di rumah, sehingga riwayat kontaknya hanya dengan orang-orang yang tinggal satu rumah saja.

Selesai rapat team Gugus Covid-19 Kabupaten Kediri dan Forkopimcam Mojo melaksanakan pengecekan kondisi penderita di rumah dan memberikan motivasi kepada pasien dan keluarganya. Selanjutnya juga menyarankan kepada warga masyarakat di sekitar lingkungan pasien untuk memberi motivasi dan tidak mengucilkan pasien.

Langkah langkah yang dilakukan oleh Gugus Covid-19 Desa Petok adalah mulai Senin lalu (12/5/2020) jalan RT/RW 01/01 ditutup dan dilakukan penjagaan oleh Team Gugus Covid-19 Desa  Petok (Zona Merah). Kemudian dilanjutkan pada Rabu (13/5/2020) sekira pukul 08.00 WIB dilakukan penyemprotan disinfektan di sekitar rumah penderita.

Sepanjang Zona Merah warga yang melintas wajib memakai masker, imbuan untuk tidak melaksanakan salat tarawih, salat Jum’at dan salat berjamaah di Ponpes Al Anwar sementara waktu.

“Forcopimcam Mojo dalam rangka mengambil langkah-langkah dalam Penanganan warga Desa Petok yang positif Covid-19 di Balai Desa Petok. Selanjutnya mohon petunjuk dan menjadikan periksa,” ujar Kapolsek Mojo, AKP Wahana menutup. [adv kominfo/nm]

Apa Reaksi Anda?

Komentar