Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Begini Cerita Jamaah Yang Ikut Shalat Tarawih 30 Juz di Magetan

Jamaah Shalat Tarawih di Ponpes Al Fatah Temboro Magetan yang laksanakan tarawih 30 juz dan setara delapan jam, Sabtu (9/4/2022)

Magetan (beritajatim.com) – Tak ada yang berbeda saat melihat ibadah di bulan Ramadhan di Masjid Darussalam Trangkil Ponpes Al Fatah Temboro. Para santri dan warga setempat melaksanakan shalat berjamaah mulai Shalat Isya hingga Shalat Tarawih.

Namun, ada kelompok jamaah di Masjid Darussalam yang melaksanakan shalat tarawih dengan mengkhatamkan Al Quran. Yakni, 30 juz sekaligus dengan waktu delapan jam.

Kepala Madrasah Aliyah Ponpes Al Fatah Temboro.Barli Musaddad mengungkapkan kalau tarawih 30 juz sudah dilakukan sejak 10 tahun silam. Sejak salah satu ustadz ponpes melakukannya sendiri dan diam-diam dan kemudian diikuti para santri yang turut ingin menjaga hafalan Al Quran.

“Sejak saat itu kami programkan sekalian di ponpes. Awalnya memang belum banyak peminat, kemudian semakin ke sini banyak sekali yang ikut. Mulai dari kalangan santri dan warga luar,” kata Barli, Sabtu (9/4/2022)

Hingga kini ada sepuluh kelompok jamaah yang mengikuti shalat tarawih 30 juz itu. Tarawih yang dilakukan hingga menjelang sahur itu tak diimami oleh satu orang. Ada enam orang bergantian yang memimpin shalat. Karena satu orang membaca 30 juz sekaligus akan cukup berat.

“Tentu dengan seleksi ketat untuk imamnya. Mereka tidak sembarang orang. Prosesnya ketat untuk hafalan dan bacaan Al Qurannya. Biasanya tarawih ini juga diikuti santri yang ingin mempertahankan hafalan Al Qurannya. Tentu, tarawih ini tidak wajib bagi santri,” lanjut Barli.

Bagi yang ingin mengikuti tarawih dibawah 30 juz, bisa diikuti di masjid lain di lingkungan pondok. Mulai dari satu juz atau dua juz. Untuk satu juz biasanya diikuti masyarakat umum atau santri baru.

Salah satu jamaah shalat tarawih 30 juz, Ahmad Sa’at mengungkapkan dirinya kadang merasa lelah. Namun kelelahannya terobati dengan lantunan merdu ayat suci Al Quran yang dilafalkan oleh imam.

“Saya sudah ikut dari tahun-tahun sebelumnya. Saya senang bisa kembali ikut lagi tahun ini. Semoga di Ramadhan berikutnya kembali ada dan saya mauoun jamaah lain bisa ikut lagi. Semoga jamaahnya juga semakin bertambah,” kata Ahmad. (fiq/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar