Politik Pemerintahan

Beasiswa Pendidikan Merdeka Belajar Buah Kolaborasi Wali Kota Kediri dengan IIK Bhakti Wiyata

Kediri (beritajatim.com) – Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi salah satu Kota Kediri di bawah pimpinan Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar. Seperti apa kualitas SDM suatu daerah akan tercermin dalam indeks pembangunan manusia (IPM).

Di Kota Kediri berdasarkan data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kediri menunjukkan bahwa tiap tahun IPM Kota kediri mengalami peningkatan. Pada tahun 2020, IPM Kota Kediri mencapai 78,23. Angka ini meningkat 0.15 poin atau tumbuh sebesar 0,19 persen dibandingkan dengan tahun 2019.

Untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Kediri, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar dan IIK Bhakti Wiyata berkolaborasi meluncurkan sebuah program Beasiswa Pendidikan Merdeka Belajar. Beasiswa ini diperuntukkan bagi pelajar lulusan SMA, SMK, dan MA yang ingin melanjutkan pendidikan di tingkat perguruan tinggi kesehatan.

Seperti diketahui, di Kota Kediri banyak berdiri lembaga pendidikan kesehatan. Di mana banyak pelajar dari berbagai daerah di Indonesia yang memilih untuk menempuh pendidikan di sini.

Wali Kota Kediri mengatakan Beasiswa Pendidikan Merdeka Belajar ini gratis biaya pendidikan hingga lulus bagi yang ingin melanjutkan pendidikan di bidang kesehatan. “Semoga bermanfaat dan jangan lupa bagikan juga informasi ini kepada saudara atau tetangga kalian ya,”imbuhnya.

Pendaftaran Beasiswa Pendidikan Merdeka Belajar ini sudah dibuka mulai 8 Juni 2021 sampai dengan 23 Juni 2021. Ada 4 program studi yang ditawarkan dalam program beasiswa ini yakni S1 Administrasi Rumah Sakit, S1 Kesehatan Masyarakat, D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, dan D3 Fisioterapi. Cara mendaftar beasiswa ini pun cukup mudah, hanya dengan melakukan pendaftaran online melalui portal beasiswa.kedirikota.go.id dan mengunggah dokumen yang dipersyaratkan.

Sebelum mendaftar program beasiswa ini, jangan lupa pastikan telah memenuhi persyaratan yang telah ditentukan, yaitu termasuk warga negara Indonesia, usia maksimal 30 tahun, tidak buta warna, khusus yang berminat mendaftar ke prodi D3 Fisioterapi tinggi badan minimal 150 cm untuk perempuan dan minimal 155 cm untuk laki-laki. [nm/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar