Politik Pemerintahan

Bawaslu Tuban Terus Tertibkan APK Langgar Aturan

Tuban (beritajatim.com) –  Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tuban terus melakukan pengawasan dan penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) dan juga penyebaran bahan kampanye yang kedapatan melanggar aturan.

Dalam masa menjelang Pemilu 2019 ini, Bawaslu Tuban sudah delapan kali melakukan penertiban APK. Selain itu juga menertibkan bendera Partai Politik (Parpol) yang melanggar aturan pemasangan.

Informasi yang dihimpun beritajatim.com, penertiban APK yang dilakukan oleh Bawaslu Tuban ini setiap dua minggu sekali. Sebelum melakukan penertiban, tim dari Bawaslu menginventarisir APK maupun BK. “Kemudian dari jumlah yang diinventarisir dilakukan pengkajian oleh jajaran Bawaslu di Kecamatan, untuk menentukan APK ataupun BK tersebut melanggar atau tidaknya,” terang Ulil Abror Al Mahmud, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Tuban, Rabu (20/3/2019).

Dari hasil inventarisir itu, Bawaslu Tuban memberikan rekomendasi saran perbaikan kepada pihak terkait (peserta pemilu) yang APK-nya melanggar. Selanjutnya, pemilik APK diberikan batasan waktu dengan maksimal dua minggu guna perbaikan.

Peserta pemilu yang tidak melakukan saran perbaikan maka akan ditertibkan. Tentu saja, lanjutnya, Bawaslu akan  berkoordinasi dengan Satpol PP untuk melakukan penertiban APK yang melanggar tersebut. “Kita sudah sering melakukan penertiban APK yang melanggar. Mulai awal 2019 sampai per 20 Maret hari ini ada sekitar 272 APK dan BK yang kita tertibkan,” tambahnya.

Dengan semakin dekatnya pelaksanaan pemilu, Bawaslu mengimbau agar peserta pemilu mematuhi aturan dalam memasang APK. Baik aturan secara materi maupun tempat pemasangan sesuai dengan regulasi dan Peraturan Bupati (Perbup).

Sementara itu , dalam penertiban hari ini, Panwaslu Kecamatan Tuban mendapati lima APK dan enam BK yang kedapatan melanggar lokasi pemasangannya. Hal itu seusai Peraturan Bupati Tuban nomor 1 tahun 2018 tentang pemasangan Alat Peraga Kampanye dan Rapat Umum pasal 5 terkait larangan tempat yang tidak boleh dipasang APK.

“Ini ada yang dipasang di sekitar Pantai utara Tuban, padahal tidak boleh. Jadi terpaksa kita tertibkan,” ungkap Kusuma Yulindrayana, anggota Panwaslu Kecamatan Tuban, usai kegiatan. [mut/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar