Politik Pemerintahan

Bawaslu Telusuri 2 ASN Ponorogo yang Daftar Penjaringan Bacawabup

Kordinator Divisi Pengawasan Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga Bawaslu Ponorogo Juwaini.(foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Kabar terkait 2 aparatur sipil negara (ASN) yang mendaftar penjaringan bakal calon bupati (bacabup) dan bakal calon wakil bupati (bacawabup) di sejumlah partai politik, sudah sampai Bawaslu Ponorogo.

Kordinator divisi Pengawasan Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga Bawaslu Ponorogo, Juwaini akan melakukan penelusuran terkait hal tersebut. Dia akan membuka penyelidikan, dengan mencari kebenaran informasi itu. Mulai dari benar tidaknya hal tersebut, apakah melibatkan ASN aktif, hingga keterlibatan mereka ini seperti apa. “Informasi awalnya ya begitu, ada 2 ASN aktif daftar penjaringan di partai politik,” kata Juwaini, Kamis (23/7/2020).

Bawaslu rencananya akan mengkonfirmasi ke sejumlah pihak terkait. Bawaslu akan mengkaji, jika semua informasi dari pihak-pihak terkait sudah terkumpul. Ada sejumlah aturan yang akan dijadikan alat untuk mengkaji. Mulai peraturan Bawaslu, hingga undang-undang terkait ASN. “Kemudian nanti akan diplenokan, apakah akan memanggil 2 ASN tersebut untuk diklarifikasi atau ada langkah lain,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, selain Sugiri Sancoko yang mendaftar sebagai bakal calon bupati (bacabup) dalam penjaringan jilid 2 di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), ada dua nama lagi yang ikut mendaftar pada penjaringan yang hanya berlangsung satu hari tersebut. Meski dua orang itu sama-sama mendaftar sebagai bakal calon wakil bupati (bacawabup).

Teka-teki dua nama lain yang mendaftar itu akhirnya terjawab. Mereka adalah pegawai negeri sipil aktif yang bekerja di lingkup Pemkab Ponorogo. Yakni Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Bambang Tri Wahono dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Jamus Kunto.

“Jadi tadi ada tiga orang yang mendaftar, selain Pak Giri, ada Pak Bambang Tri Wahono dan Jamus Kunto. Namun dua nama terakhir itu mendaftar kepada kami sebagai bacawabup,” kata anggota fraksi PKB Fikso Rubianto. (end/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar