Politik Pemerintahan

Bawaslu Sidoarjo Kantongi Parpol Langgar Pemasangan APK

Ketua Bawaslu Kab. Sidoarjo Haidar Munjid

Sidoarjo (beritajatim.com) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sidoarjo mengantongi sejumlah partai politik (Parpol) kontestan Pemilu 2019 yang melakukan pelanggaran dalam pemasangan alat peraga kampanye (APK) calon legislatif yang sudah ada aturan larangan.

Dari sejumlah partai yang paling banyak melanggar aturan didominasi oleh tiga partai politik.

Diantaranya, Partai Gerindra, PDI P dan PKB. Dari catatan Bawaslu Sidoarjo Gerindra sebanyak 142 PDIP sebanyak 112 dan PKB sebanyak 103. Ketiga parpol itu banyak atribut caleg dipasang ditempat yang dilarang.

“Bentuk pelanggan APK yang dicopot itu, karena di pasang di tempat yang sudah ditentukan undang-undang,” kata Ketua Bawaslu Sidoarjo Haidar Munjid saat dikonfirmasi, Selasa (15/1/2019).

Haidar menjelaskan, padahal para caleg dan partai telah diundang untuk diberikan pemahaman, zona mana yang bisa dipasang atribut kampanye. Namun, masih saja para caleg tetap ada yang memasang atribut ditempat yang sudah dilarang.

“Seperti tidak boleh memasang atribut di jalan protokol, memasang atribut di pohon atau di tiang listrik,” paparnya.

Manurut Haidar, kententuan pemasangan atribut itu sudah diatur dalam peraturan KPU nomor 23 tahun 2018 dan peraturan Bawaslu nomor 28 tahun 2018 dan peraturan Bupati nomor 81 2017 pemasangan di reklame.

“Tindakan kami hanya memberikan surat sanksi administrasi dan terguran pada parpol dan caleg,” tandasnya. (isa/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar