Politik Pemerintahan

Bawaslu Rekom 1 TPS di Kabupaten Mojokerto PSU

Mojokerto (beritajatim.com) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Mojokerto merekomendasikan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 01 Desa Awang-awang, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Pasalnya, ada dua warga Jawa Tengah yang melakukan pencoblosan hanya membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) saja. Temuan tersebut setelah dilakukan pendalaman dan rapat pleno dari jajaran Bawaslu Kabupaten Mojokerto.

Sementara di TPS 01 Desa Terusan, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto juga ditemukan ada 15 suara suara tercoblos. Namun pihak Bawaslu belum memberikan rekomendasi ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto karena masih melakukan investigasi.

Hal tersebut dibenarkan Ketua Bawaslu Kabupaten Mojokerto Aris Fakhruddin Asy’at. “Benar, kami rekomendasikan PSU di TPS 01 Desa Awang-awang karena ditemukan ada 2 pemilih dari Kabupaten Grobokan, Jawa Tengah membawa formulir A5,” ungkapnya, Sabtu (20/4/2019).

Masih kata Aris, padahal formulir A5 atau keterangan pindah memilih merupakan syarat bagi pemilih untuk melakukan pencoblosan di tempat pemilih pindah. Dua pemilih tersebut hanya membawa KTP namun oleh Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) tetap dilayani untuk melakukan pencoblosan.

“Sementara masih satu TPS yakni di TPS 1 Desa Awang-awang, Kecamatan Mojosari. Untuk TPS 01 Desa Terusan, Kecamatan Gedeg adanya 15 suara suara yang tercobloa, tidak kita rekom karena kami masih mencari kira-kira siapa pelakunya. Kami masih lakukan investigasi,” jelasnya.[tin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar