Politik Pemerintahan

Bawaslu Ponorogo Tegaskan Tidak Ada Intervensi dari Pihak Manapun

Ponorogo (beritajatim.com) – Puluhan warga yang tergabung dalam aliansi masyarakat peduli Pilkada menggelar aksi damai di depan kantor Bawaslu Ponorogo, Jalan  Trunojoyo Nomor 147.

Dalam orasinya, mereka mendukung Bawaslu dalam melakukan pengawasan pada Pilkada Ponorogo tahun ini. Bawaslu Ponorogo diminta untuk netral dan tidak memihak ke salah satu pasangan calon (paslon) serta tidak boleh takut oleh intervensi dari pihak manapun.

“Kami mendorong Bawaslu untuk bersikap netral dalam mengawasi pesta demokrasi di Ponorogo tahun ini. Jangan takut pada segala bentuk intervensi dari pihak manapun,” kata koordinator aksi Agung Mukti Prayitno, Senin (2/11/2020).

Jika terjadi pelaporan pelanggaran kampanye, Bawaslu jangan langsung memanggil salah satu paslon. Harusnya dicek dulu, apakah pelanggaran itu dilakukan salah satu paslon atau tidak. Kalau benar ya ditindak lanjuti.

Agung, meminta Bawaslu untuk mengawal Pilkada dari tahap awal sampai akhir. Supaya masyarakat nyaman kondusif, sehingga pelaksanaan Pilkada nantinya lancar.

“Dicek dulu kebenaran dugaan pelanggaran kampanyenya, jangan langsung memanggil paslon. Kalau tidak terbukti, kan merugikan paslon yang dipanggil tersebut,” katanya.

Sementara itu, ketua Bawaslu Ponorogo Muhammad Saefulloh berpikir positif thinking terhadap para peserta aksi damai untuk menjaga institusinya tetap netral, tegas, profesional dan independen dalam menghadapi pilkada.

Dia menegaskan bahwa Bawaslu Ponorogo tidak diintervensi dari pihak manapun. Pihaknya selama ini bekerja untuk menjalankan tugas sesuai ketentuan.

“Intervensi dari calon paslon tidak ada. Kami tidak sedang diintervensi. Kami menjalankan sesuai ketentuan,” kata Ketua Bawaslu yang akrap dipanggil Gus Choi tersebut.

Menanggapi dugaan pelanggaran yang  dilaporkan masyarakat, pihaknya akan menerimanya sesuai dengan mekanismenya. Yakni dengan mengkaji dulu apakah cukup syarat formil dan materiilnya.

“Jika setelah dikaji, baru ditentukan, bisa dilanjutkan ke tahap selanjutnya, atau tidak ditindak lanjuti,” pungkasnya. (end/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar