Politik Pemerintahan

Soal Tabloid Indonesia Barokah

Bawaslu Pamekasan Tunggu Instruksi Provinsi dan Pusat

Pamekasan (beritajatim.com) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pamekasan menunggu instruksi provinsi dan pusat seputar keberadaan tabloid Indonesia Barokah yang ditahan di Kantor Pos Pamekasan.

“Sampai hari ini belum ada instruksi lanjutan seputar tabloid Indonesia Barokah, jadi masih seperti sebelumnya jangan diedarkan dulu hingga ada instruksi lanjutan,” kata Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Pamekasan, Sukma Umbara Tirta Firdaus, Jum’at (1/2/2019).

Diakuinya, saat ini tercatat sebanyak 910 pak amplop berisi tabloid Indonesia Barokah yang belum didistribusikan ke alamat tertuju. “Berdasar hasil koordinasi dengan pihak POS Pamekasan, terdapat sebanyak 910 amplop yang belum didistribusikan,” ungkapnya.

Jumlah tersebut tersebar di 12 Kantor POS berbeda di daerah Berslogan Bumi Gerbang Salam, bahkan jumlah terbanyak berada di Kantor POS Cabang Batumarmar dan Waru yang mencapai angka sebanyak 184 amplop.

“Dari itu kami mengimbau pihak Kantor POS, agar menahan dulu dan tidak mengirimkan ke alamat tertera. Sekaligus menunggu petunjuk berikutnya dari Bawaslu Jatim maupun Bawaslu Pusat,” imbaunya.

Dari total sebanyak 910 amplop berisi tabloid Indonesia Barokah, meliputi sebanyak 184 amplop di Kantor Cabang POS (KPC) Batumarmar dan Waru, 129 pak di KPC Pagantenan, 120 pak di KPC Palengaan.

Selain itu sebanyak 88 pak di KPC Pakong, 13 amplop di KPC Pamekasan (Kota), 7 amplop di KPC Pademawu, 120 amplop di KPC Proppo, 3 amplop di KPC Kadur, 36 pak di KPC Tlanakan, 158 amplop di KPC Pasean, 25 pak di KPC Galis dan sebanyak 27 pak di KPC Larangan. [pin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar