Politik Pemerintahan

Selidiki Peredaran Tabloid Indonesia Barokah

Bawaslu Kota Mojokerto Bentuk Tim Khusus

Tabloid Barokah yang disita oleh Bawaslu Kota Mojokerto. (Foto/Misti P)

Mojokerto (beritajatim.com) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Mojokerto membentuk tim untuk melakukan investigasi dan inventarisasi di pondok pesantren dan masjid yang terdapat sebaran Tabloid Indonesia Barokah.

Hal tersebut ditegaskan Kordif Hukum Penanganan Pelangaran dan Sengketa Bawaslu Kota Mojokerto, Indiri Kristi Nengrum. “Masih dalam proses investigasi, kita juga bentuk tim yang akan disebar di masing-masing kecamatan,” ungkapnya, Senin (28/1/2019).

Tim dengan jumlah enam orang yang akan disebar di masing-masing kecamatan sebagai upaya menindaklanjuti. Tim tersebut akan melakukan pendalaman investigasi dan inventarisasi di pondok pesantren dan masjid yang terdapat sebaran Tabloid Indonesia Barokah.

“Bawaslu juga akan mendatangi Kantor Pos yang menjadi pusat perhatian pengiriman Tabloid Indonesia Barokah sesuai intruksi dari Bawaslu Jatim yang meminta agar dilakukan pendalaman. Karena sebelum ditemukan peredarannya di Kota Mojokerto, Bawaslu Provinsi sudah menginstruksikan,” katanya.

Bawaslu Kota Mojokerto diminta untuk untuk mencari wilayah mana saja yang mendapat kiriman Tabloid Indonesia Barokah beredar di Kota Mojokerto. Pasca ditemukan di sembilan Pondok Pesantren (Ponpes), saat ini masih tahap penginventarisan apakah menyalahi aturan apa tidak.

“Yakni apakah menyalahi aturan atau tidak, kita masih menunggu instruksi dari pusat dan hasil investigasi,” tegasnya.

Sembilan ponpes di Kota Mojokerto yang mendapatkan kiriman paket tersebut yakni Ponpes Sabilul Muttaqin, Ponpes Al Azhar, Ponpes Tarbiatul Aulad, Ponpes Al Khodijah, Ponpes Nurul Huda, Ponpes Miftahul Hikmah, Ponpes Al Hasyimiyyah, Ponpes As Sholihiyyah dan Ponpes Mamba’ul Qur’an. [tin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar