Politik Pemerintahan

Bawaslu Kabupaten Mojokerto Minta Masyarakat Ikut Awasi Pilkada Serentak 2020

Ketua Bawaslu Kabupaten Mojokerto, Aris Fahrudin Asy’at. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Jelang masa kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak, 9 Desember mendatang, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Mojokerto meminta masyarakat untuk ikut mengawasi. Yakni dengan melaporkan jika terjadi kejanggalan.

Ketua Bawaslu Kabupaten Mojokerto, Aris Fahrudin Asy’at mengatakan, Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto 2020, digelar selama 71 hari. Yakni mulai tanggal 23 September hingga 5 Desember mendatang.

“Apabila masyarakat di masa kampanye menemukan ada yang janggal atau melanggar, silahkan di laporan ke Bawaslu secara berjenjang. Mulai dari desa sampai Bawaslu Kabupaten Mojokerto,” ungkapnya, Rabu (16/9/2020).

Masih kata Aris, kantor Bawaslu Kabupaten Mojokerto selalu terbuka selama 24 jam terkait laporan atau aduan dari masyarakat. Namun untuk melakukan laporan, masyarakat harus mengetahui syarat pelaporan agar bisa ditindaklanjuti.

“Ada mekanisme saluran pelanggaran. Syarat formil material harus terpenuhi maka laporan atau aduan itu bisa ditindaklanjuti. Jika tidak terpenuhi, tidak dilanjutkan. Jika konteks laporan itu pidana maka akan dibahas dengan Sentra Gakumdu,” jelasnya. [tin/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar