Politik Pemerintahan

Bawaslu Jember Buka Lowongan 7.666 Pengawas TPS

Jember (beritajatim.com) – Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Jember, Jawa Timur, membuka lowongan pengawas tempat pemungutan suara pada 11-21 Februari 2019.
Pendaftaran di kantor 31 panitia pengawas kecamatan. “Kami membutuhkan 7.666 orang pengawas,” kata Devi Aulia Rohim, salah satu komisioner, Senin (4/2/2019).
Ada 13 syarat yang harus diikuti oleh calon peminat posisi ini.
1. WNI; berusia minimal 25 (dua puluh lima) tahun.
2. Setia kepada Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, dan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945;
3. mempunyai integritas, berkepribadian yang kuat, jujur, dan adil;
4. memiliki kemampuan dan keahlian yang berkaitan dengan Penyelenggaraan Pemilu, ketatanegaraan, kepartaian, dan pengawasan Pemilu;
5. berpendidikan paling rendah sekolah menengah atas atau sederajat;
6. Pendaftar diutamakan berasal dari kelurahan/desa setempat;
7. mampu secara jasmani, rohani, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika;
8. mengundurkan diri dari keanggotaan partai politik sekurangkurangnya 5 (lima) tahun pada saat mendaftar;
9. mengundurkan diri jabatan politik, jabatan di pemerintahan, dan/atau di badan usaha milik negara/badan usaha milik daerah pada saat mendaftar;
10. tidak pernah dipidana penjara selama 5 (lima) tahun atau lebih, dibuktikan dengan surat pernyataan;
11. bersedia bekerja penuh waktu yang dibuktikan dengan surat pernyataan;
12. bersedia tidak menduduki jabatan politik, jabatan di pemerintahan, dan/atau badan usaha milik negara/badan usaha milik daerah selama masa keanggotaan apabila terpilih;
13. tidak berada dalam ikatan perkawinan dengan sesama Penyelenggara Pemilu.
Peminat diharuskam menyampaikan dokumen berupa
1. Formulir Pendaftaran
2. Foto copy Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP)
3. Pas foto terbaru ukuran 4 x 6 sebanyak 2 (dua) lembar;
4. Foto copy ijazah pendidikan terakhir yang disahkan/dilegalisir;
5. Formulir Daftar Riwayat Hidup;
6. Formulir Surat Pernyataan yang dapat diambil di Kantor Panwaslu Kecamatan.
“Setelah proses penerimaan berkas dan wawancara pada 11-21 Februari, akan ada tanggapan dan masukan masyarakat pasa 27 Februari sampai 1 Maret. Pengumuman pengawas terpilih akan dilaksanakan pada 8-12 Maret 2019. Sementara pelantikan dan bimbingan teknis pada 25 Maret 2019,” kata Devi.
Devi berharap masyarakat bisa memanfaatkan kesempatan ini. “Kita mengawasi dan mengawal setiap TPS-TPS dari potensi kecurangan-kecurangan yg akan terjadi pada pemilu serentak 2019,” katanya. [wir/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar