Politik Pemerintahan

Bawaslu Jatim Sosialisasi di Probolinggo

Probolinggo (beritajatim.com) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Propinsi Jawa Timur, kembali sosialisasikan tugas pokok dan fungsi lembaganya kepada anak usia sekolah. Kali ini sosialisasi dilakukan di MA Sunan Ampel Desa Kamalkuning Kecamatan Krejengan Kabupaten Probolinggo.

Bawaslu Propinsi Jatim, Nur Elya Anggraini mengatakan, langkah itu diambil karena Bawaslu, tidak bisa melakukan pengawasan sendiri dalam perhelatan pemilu. Bawaslu harus melibatkan masyarakat pemilih utamanya kaum Milenial 4.0.

“Tujuannya supaya nilai-nilai pengawasan terus merasuk sampai ke alam bawah sadar mereka dan terbawa hingga moment demokrasi elektoral,” jelas Nur Elya Anggraini, Koordinator Humas dan Hubungan antar lembaga Bawaslu Propinsi Jatim, Rabu (05/02) siang.

Menurutnya, kaum Milenial 4.0 merupakan masa depan demokrasi bangsa. Sebab, sentuhan terhadap mereka, sedikit banyak akan mengubah wajah pemilu menjadi lebih baik.

“Inilah Osis pertama yang bisa mengundang Bawaslu Jatim. Makanya  dengan semangatnya ini, saya hadir ke Probolinggo untuk menemui adik-adik sekalian. Karena, kalian adalah aset dan masa depan bangsa. Ibarat tulang sendi, muda mudi milenial merupakan sendi yang mengokohkan bangunan demokrasi elektoral melalui intensifnya keterlibatan mereka dalam pengawasan,” tutup Nur Elya.

Terpisah, Ketua OSIS MA Sunan Ampel, Zainul Hasan, menjelaskan, kerjasama dilakukan dengan Bawaslu, karena didorong semangat kerja Bawaslu melawan kecurangan. Ia dan teman-temannya berangan-angan pemilu di Indonesia bebas dari segala bentuk kecurangan apapun.

“Selain itu kita merasa, status milenial kita akan lebih kaffah kalau terlibat langsung dalam pengawasan pemilu,”katanya.

Zainul mengaku siap bergandengan tangan dengan Bawaslu dalam jangka waktu panjang. Ia dan teman-temannya senang mendapat ilmu pengawasan pemilu langsung dari pihak yang sangat otoritatif. (eko/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar