Politik Pemerintahan

Bawaslu Gresik Telusuri Dugaan Anggota PPS Ikut Kegiatan Salah Satu Paslon

Gresik (beritajatim.com) – Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Gresik masih menulusuri adanya dugaan anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang ikut kegiatan salah satu pasangan calon, atau paslon.

Ketua Bawaslu Gresik, Imron Rosyadi mengatakan terkait dengan penelusuran itu pihaknya telah memerintahkan Panwascam Menganti untuk melakukan investigasi. Pasalnya, hingga saat ini belum ada laporan resmi adanya dugaan anggota PPS ikut kegiatan salah satu paslon. “Kami sudah menginformasikan ke Panwascam Menganti agar menindaklanjuti informasi ini benar atau tidak,” katanya, Minggu (22/11/2020).

Sebelumnya, santer ada informasi petugas PPS Desa Gadingwatu, Kecamatan Menganti, Gresik menghadiri kegiatan konsolidasi tim pemenangan salah satu paslon.

Petugas PPS berinisial M yang juga guru di salah satu Madrasaah Ibtidaiyah (MI) itu hadir dalam kegiatan politik yang digelar di RM Putri Siwalan, Menganti, Sabtu kemarin (21/11).

Tindakan tersebut melanggar regulasi pelaksanaan pemilu bupati (Pilbup) Gresik yang bersih dan berkualitas. Sebab, dengan menghadiri acara kontestan Pilbup Gresik tersebut dinilai tidak netral. Sebagai penyelenggara dari dari semua tingkatan, baik KPPS, PPS, PPK hingga KPU seharusnya tidak menghadiri atau ikut dalam kegiatan pemenangan paslon.

Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Menganti, Ahmadi menuturkan permasalahan ini biar panwas yang menelusuri. “Kami menyerahkan ke panwas biar ditelusuri lebih lanjut karena aturannya memang begitu,” pungkasnya. [dny/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar