Politik Pemerintahan

Bawaslu Gresik Bersihkan APK Paslon Pilkada

Gresik (beritajatim.com) – Usai penetapan dan pengundian nomor urut pasangan calon (Paslon) Cabup-Cawabup Gresik 2020, ratusan Alat Peraga Kampanye (APK) yang sebelumnya banyak terpasang di sudut-sudut jalan mulai dibersihkan.

Pembersihan APK itu, dilakukan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dengan Dinas Satpol PP Gresik. Kedua institusi tersebut menertibkan berbagai reklame yang bergambar pasangan calon Moh. Qosim-Aslucul Alif (QA) maupun Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah (NIAT).

Anggota Bawaslu Gresik Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga, Syafi’ Jamhari menuturkan, reklame yang terpasang masuk dalam kategori APK mulai dibersihkan. “Kita bersihkan semuanya karena termasuk pelanggaran kampanye. Sesuai jadwal seharusnya dimulai besok. Apalagi, sesuai PKPU 11 tahun 2020 tentang Kampanye Pilkada, terdapat batasan jumlah pemasangan APK di beberapa tingkatan wilayah. Baik tingkat kecamatan hingga desa,” ujarnya, Jumat (25/09/2020).

Sesuai aturan kata dia, jumlah maksimal batasan tersebut antara lain 6 spanduk ditingkat desa, 30 umbul-umbul di tiap kecamatan, 15 baliho di tingkat kabupaten, serta penggunanan 5 billboard atau videotron di seluruh kabupaten. “Ukurannya juga diatur dan wajib memperhatikan titik pemasangan. Hal tersebut berlaku bagi masing-masing paslon,” ungkapnya.

Ia menambahkan, APK bukan hanya yang berasal dari tim pemenangan saja. Bisa saja berasal dari relawan atau pendukung yang selama ini banyak terlihat diberbagai titik. “Kalau sudah mmenampilkan visi, misi, nomor urut, nama atau gambar paslon. Masuk kategori APK. Jika melanggar kami tertibkan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Satpol PP Gresik Abu Hassan mengatakan, siap berkordinasi dengan Bawaslu untuk melakukan penertiban. “Kami juga telah berkoordinasi dengan masing-masing tim pemenangan paslon, agar tertib dan memperhatikan aturan yang berlaku,” katanya.

Selain melakukan penertiban, Dinas Satpol PP Gresik juga melakukan monitoring secara berkala, khususnya di titik-titik rawan. Penertiban di beberapa kawasan. Diantaranya kawasan GKB, Pertigaan Bunder Gresik hingga kawasan perkotaan.

“Sejumlah APK sudah kami amankan dan disimpan di kantor. Bagi yang bersangkutan boleh mengambil APK. Dengan catatan wajib memperhatikan aturan jika akan dipasang kembali. Kalau tidak terpaksa kami amankan lagi,” pungkasnya. [dny/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar