Politik Pemerintahan

Bawaslu Banyuwangi Beber 11 Kerawanan Tahap Pencalonan

Koordinator divisi pengawasan dan hubungan antar Lembaga Bawaslu Kabupaten Banyuwangi, Adrian Yansen Pale saat ditemudi di Kantor KPU Banyuwangi. [Foto/rindi]

Banyuwangi (beritajatim.com) – Tahap pendaftaran pasangan bakal calon Bupati dan bakal calon wakil Bupati dalam pemilihan serentak 2020 resmi dimulai. Badan pengawas Pemilu Kabupaten Banyuwangi mencatat ada sebelas titik rawan dalam proses tersebut.

Kondisi itu menjadi zona pelanggaran yang dilakukan peserta maupun penyelenggara. Hal ini berdasarkan pengalaman pengawasan pada pemilihan sebelumnya serta hasil riset yang dilakukan internal.

“Untuk itu dalam tahap pendaftaran pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati pada pemilihan serentak di Kabupaten Banyuwangi ini, Bawaslu Banyuwangi akan mempriotitaskan pengawasan kita pada sebelas titik tersebut,” jelas Koordinator divisi pengawasan dan hubungan antar Lembaga Bawaslu Kabupaten Banyuwangi, Adrian Yansen Pale, Minggu (6/9/2020).

Pertama, jelas Pale, pendaftaran sengaja dilakukan diakhir waktu pendaftaran. Kedua, berkas pencalonan dan syarat calon tidak lengkap. Ketiga, tidak transparan dan akuntabel dalam verifikasi syarat. Keempat, dokumen pancalonan dan dokumen syarat calon tidak sah. Selanjutnya, keterlambatan atau tidak dilaksanakannya putusan pengadilan atau keputusan pengawas pemilu terkait sengketa pencalonan.

“Keenam, parpol mendaftarkan pasangan calon lebih dari satu pasangan calon (dukungan ganda). Tujuh, perbedaan pemahaman peraturan perundang undangan antara penyelenggara pemilu. Delapan, dualisme kepengurusan partai. Sembilan dan sepuluh terkait mahar politik dan pelaksanaan tidak sesuai dengan ketentuan undang-undang, serta kesebelas tidak menindaklanjuti masukan dan tanggapan masyarakat,” urainya.

Maka, Bawaslu konsentrasi pengawasan sebagai bentuk upaya pencegahan pelanggaran agar tidak terulang. Bawaslu Banyuwangi juga meminta peran semua pihak terutama masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam proses pengawasan tahapan pendaftaran pasangan calon kali ini.

“Kita minta semua demi keadilan pemilihan, menunjung tinggi aturan main dan agar hasil pilkada serentak kali ini berkualitas, mari kita awasi Bersama-sama,” pungkasnya. [rin/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar