Politik Pemerintahan

Baru Dilantik, PMII Sunan Drajat Komitmen Lawan Radikalisme

Lamongan (beritajatim.com) – Ketua Umum Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Lamongan, M. Syamsuddin Abdillah, resmi melantik Pengurus Komisariat (PK) PMII Sunan Drajat masa khidmat 2021-2022, Kamis (21/4/2021).

Agenda Pelantikan dan Halaqoh berlangsung di Gedung Rukun Nelayan Desa Kemantren Kecamatan Paciran Lamongan, yang digelar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ini mengambil tema Menjadi Aktivis yang Akademis di Lingkungan Pondok Pesantren.

Dalam sambutannya, Syamsuddin berpesan agar seluruh kader PMII Lamongan, khususnya PK PMII Sunan Drajat mengembalikan spirit lama ketika PMII didirikan, yaitu dakwah Islam Ahlusunah wal Jamaah di kampus-kampus. Syamsuddin melanjutkan, dakwah tersebut yang dipesankan oleh para ulama pendiri PMII kepada kader-kadernya. Menurutnya, PMII adalah alat atau wadah untuk menjalankan misi dakwah Islam Ahlusunah wal Jamaah yang luhur dari pesantren menuju kampus-kampus.

“PMII adalah satu-satunya organisasi keislaman, kemahasiswaan yang semenjak berdirinya pada tahun 1960, itu langsung mencantumkan Pancasila sebagai asas organisasi, jauh sebelum ada pemaksaan oleh negara,” jelas Syamsuddin.

Sementara itu, R. Zainul Mushthofa, M.HI (49), selaku Lektor di Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD) Lamongan, yang menjadi pemateri dalam Halaqoh, mengajak seluruh kader PMII dalam agenda tersebut, khususnya pengurus yang baru dilantik untuk mampu menjadi aktivis pesantren yang memiliki ilmu pengetahuan yang luas, serta diimbangi dengan moral yang baik.

“Pertarungan di zaman sekarang ini adalah pertarungan lewat pemikiran, jadi PMII harus luas pengetahuannya dan dalam gerakannya juga harus diimbangi dengan moral yang baik,” paparnya.

Kader PMII itu, Zainul menambahkan, harus bisa menebarkan paham Islam Ahlusunah wal Jamaah melalui berbagai cara, salah satunya melalui media, hingga menjadi counter bagi paham Islam radikal yang membahayakan, baik di Lingkungan kampus, pesantren, maupun di masyarakat.

“Hampir 80% media-media dikuasai oleh mereka, tapi melihat banyaknya kader-kader PMII yang dari pesantren. Saya menyakini bahwa PMII akan semakin maju dan mampu memaksimalkan digitalisasi sebagai sarana dakwah di media sosial dengan kajian dan materi Islam Rahmatan lil Alamin,”

Di satu sisi, M. Mahbub, Ketua Umum PK PMII Sunan Drajat yang baru dilantik, menyampaikan bahwa dirinya akan selalu berkomitmen untuk melakukan proses kaderisasi yang sistematis, terstruktur, dan mengajak kepada sahabat-sahabat PMII Sunan Drajat untuk bersama mengonter isu dan paham radikalisme. Dengan terus memperjuangkan nilai-nilai Pancasila, nilai-nilai UUD 1945,” tegas Mahbub. [aht/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Kiat Menulis Artikel Kesehatan Populer

Resep Nasi Aladin Khas Timur Tengah

Resep Sup Kikil, Gurih dan Empuk