Politik Pemerintahan

Bupati Anas Minta Desa Prioritaskan Warga Miskin dan Putus Sekolah

Banyuwangi Siapkan Skema Program Prioritas di Desa

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. [Foto/Rindi Suwito]

Banyuwangi (beritajatim.com) – Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas memberikan sejumlah arahan program prioritas kepada warga desa dan kelurahan. Salah satunya mengenai penekanan angka kemiskinan di daerahnya.

Anas menyebut, masih ada sekitar 5 ribu lansia miskin yang perlu ditangani desa. Meskipun, Pemda Banyuwangi telah memiliki program ‘Rantang Kasih’ yaitu program pemberian makanan gratis kepada warga miskin maupun program jemput bola puskesmas untuk memeriksa kesehatan warga.

“Hal lain yang menjadi penekanan Anas pada kepala desa adalah masalah pengurangan kemiskinan di wilayahnya. Kemiskinan di Banyuwangi menunjukkan trend penurunan yang signifikan dari sebelum tahun 2010 sebesar 20,09%, kini menjadi 7,52% pada tahun 2019,” kata Bupati Anas, Kamis (23/1/2020).

Perhatian lainnya, yakni sektor pendidikan dan kesehatan. Anas menginstruksikan agar tidak ada lagi siswa drop out saat usia sekolah.

“Pemkab telah menyiapkan banyak skema untuk mengatasi ini. Kita telah menggelar program Gerakan Daerah Angkat Anak Muda Putus Sekolah (Garda Ampuh) dimana satgasnya yang terdiri dari perangkat desa, kecamatan, hingga dinas terkait terus menyisir anak-anak usia sekolah yang terkendala pendidikannya. Jadi tidak ada alasan lagi ada anak tidak bisa sekolah,” terangnya.

Selanjutnya Anas minta sektor kesehatan. Termasuk, pengurangan angka kematian ibu melahirkan serta penanggulangan hiv/aids.

“Dua hal itu harus menjadi prioritas program, dan menjadi target kita semua. Selain juga perlu digalakkan upaya preventif kesehatan dengan menjadikan puskesmas sebagai mal orang sehat,” ujar Anas.

Anas juga menyinggung masalah kebersihan desa, khususnya terkait sampah. Juga pembangunan infrastruktur jalan desa untuk menyelaraskan dengan pembangunan tol Probolinggo – Banyuwangi.

“Program Smart Kampung juga harus terus dikejar. Ada 14 indikator Smart Kampung yang harus dipenuhi seluruh desa. Dengan memaksimalkan program Smart Kmpung harapan kami setiap desa akan menjadi desa kreatif yang bisa mengembangkan potensinya masing-masing,” pungkas Anas. [rin/but]

 





Apa Reaksi Anda?

Komentar