Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Banyuwangi Putra Gilas Singhasari Malang 4-0 di Jember

Banyuwangi Putra menggilas Singhasari Malang 4-0 (3-0) dalam pertandingan kompetisi sepak bola Liga 3 Zona Jawa Timur Grup J, di Stadion Notohadinegoro, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu (10/11/2021) sore.

Jember (beritajatim.com) – Banyuwangi Putra menggilas Singhasari Malang 4-0 (3-0) dalam pertandingan kompetisi sepak bola Liga 3 Zona Jawa Timur Grup J, di Stadion Notohadinegoro, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu (10/11/2021) sore.

Empat gol Banyuwangi Putra dicetak Khairul Anam pada menit 16, Hendra Tristiady Hermawan pada menit 22, Galuh Dwi Kurniawan pada menit 44, dan Fikri Afrian Mahardika pada menit 68. Dengan kemenangan ini, Banyuwangi Putra menduduki peringkat kedua klasemen sementara Grup J di bawah Persid Jember.

Pertandingan berjalan di bawah guyuran hujan lebat yang menyebabkan genangan air muncul di permukaan lapangan. Pemain kesulitan memberikan operan datar karena bola tersendat genangan air. Pertandingan pun berjalan keras dan membuat wasit Insani Nur Ilmi memberikan masing-masing dua kartu kuning untuk pemain Banyuwangi Putra dan Sunghasari.

“Kontrol bola susah, passing susah. Akhirnya kami paksakan long ball. Ke depan kami harus beradaptasi dengan lapangan secepat mungkin. Lawan juga sama menghadapi lapangan itu,” kata Kapten Banyuwangi Putra Iwan Sampurno.

Febrian Sofiyandi, asisten pelatih Banyuwangi Putra, mengeluhkan kondisi lapangan Stadion Notohadinegoro. “Kami bersyukur dengan hasil 4-0 ini. Tapi kami sedikit agak kecewa dengan kondisi lapangan. Seharusnya kami bisa mendominasi dengan gol lebih banyak lagi akhirnya terhambat,” katanya.

Jika lapangan tidak tergenang air, Febrian percaya bisa mencetak minimal delapan gol ke gawang Singhasari yang dijaga Muhammad Naufal Al Faruqi. “Persiapan kami lebih lama dan materi pemain kami berkualitas semua,” katanya.

“Finishing lemah ya juga karena pengaruh genangan air di lapangan. Kadang pemain kami mau shoot, bolanya mancep. Mau bagaimana lagi kondisinya? Kami tetap terima. Kami bersyukur,” kata Febrian.

Kondisi lapangan ini akan dievaluasi oleh tim pelatih, karena hujan selalu mengguyur Jember setiap sore. “Apa yang jadi kendala di lapangan atau pemain, kita rembuk bersama untuk mendapat hasil terbaik. Kali ini pengalaman sajalah. Dengan kondisi seperti ini kami harus pintar-pintar,” kata Febrian.

Iwan menegaskan, hasil tersebut membuat para pemain semakin percaya diri. “Kami yakin ke depannya harus meraih poin lagi,” katanya. [wir/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar