Politik Pemerintahan

Banyuwangi Akan Rekrut THL Termasuk Disabilitas, Yang Ratusan Diputus Kontrak Kemana?

Banyuwangi (beritajatim.com) – Ratusan Tenaga Harian Lepas (THL) yang mendapat pemutusan kontrak kerja diundang menghadap Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani serta sejumlah pejabat di Pendopo Sabha Swagata Blambangan.

Dalam pertemuan tersebut, Ipuk menyampaikan rencana pemetaan dan penataan sumberdaya manusia (SDM) atau pegawai di lingkungan Pemkab Banyuwangi.

Ipuk merencanakan program besar untuk mempercepat eksekusi berbagai program kerja yang dicanangkan bersama Wakil Bupati Sugirah. Termasuk di dalamnya program-program pemulihan ekonomi.

Ipuk merasa perlu tambahan SDM agar semua program Pemkab Banyuwangi cepat tereksekusi dengan baik. Apalagi, ke depan, Banyuwangi ditargetkan bisa terus mempertahankan posisi sebagai kabupaten dengan pertumbuhan ekonomi yang baik dan rujukan inovasi pelayanan publik.

Setelah dilakukan pemetaan dan penataan, termasuk di dalamnya berisi analisis beban kerja (ABK) terbaru dari masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) berkaitan dengan pemenuhan target kinerja program Ipuk-Sugirah, Ipuk menjelaskan, Pemkab Banyuwangi menyiapkan rekrutmen SDM atau THL dalam waktu dekat.

“Saya berharap, Bapak dan Ibu semua mengikuti rekrutmen terbuka tersebut sesuai dengan kebutuhan dan kompetensi. Nama Bapak/Ibu kami catat dan Insya Allah akan menjadi pertimbangan khusus, menjadi prioritas (untuk masuk dalam rekrutmen terbaru),” ujar Ipuk disambut tepuk tangan ratusan THL yang hadir.

Bupati Ipuk menambahkan, dalam rekrutmen terbaru tersebut, juga akan ada formasi untuk para penyandang disabilitas. ”Saya punya komitmen untuk mengajak teman-teman penyandang disabilitas bergabung di Pemkab Banyuwangi, menjadi bagian dari tim untuk terus melakukan inovasi dan peningkatan pelayanan publik,” ujarnya.

Ada secercah harapan bagi ratusan THL yang habis masa kontraknya. Karena, Bupati Ipuk akan memberi ruang peningkatan kompetensi untuk para THL yang usai masa kontraknya.

“Akan ada diklat, mungkin selama 3 hari, untuk meningkatkan kompetensi, sehingga ke depan semua THL bisa menunjang kinerja OPD. Diklat akan dilakukan secara daring dan luring,” ujarnya.

Dengan proses penataan ini, Ipuk mengharapkan, adanya peningkatan kinerja, loyalitas dan kompetensi dari para THL Pemkab Banyuwangi ke depannya. Juga akan dilakukan evaluasi yang reguler guna mengatur penempatan maupun masa kerja bagi setiap THL.

“Selanjutnya akan terus dilaksanakan evaluasi kinerja berkala, baik bulanan, triwulan, per semester ataupun per tahun untuk penempatan dan kompetensi, dan nantinya THL yang direkrut siap ditempatan di OPD mana saja, sama dengan ASN,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepagawaian Daerah Banyuwangi Nafiul Huda menjelaskan, untuk proses rekrutmen SDM sesuai arahan Bupati Ipuk, akan dilakukan setelah proses penataan selesai.

“Dalam waktu dekat akan dilakukan proses rekrutmen. Mekanisme detil dan tata cara rekrutmen akan diumumkan oleh Badan Kepegawaian Daerah,” ujarnya. (rin/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar