Politik Pemerintahan

Banyak Prestasi, Warga Surabaya Terus Dukung Risma Jadi Menteri Jokowi

Walikota Surabaya (2010-2020) Tri Rismaharini

Surabaya (beritajatim.com) – Masyarakat Surabaya nampaknya rela ditinggalkan Wali Kota Tri Rismaharini untuk naik ke jenjang yang lebih tinggi, masuk ke Kabinet Menteri Presiden Jokowi.

Salah satunya, dukungan datang dari Aliansi Pelajar Surabaya (APS). Ketua APS Aryo Seno Bagaskoro mengungkapkan jika sudah sejak lama dirinya mengusulkan agar Risma masuk di jajaran menteri Presiden Jokowi. “Sebentar lagi pengumuman kabinet, Aku tetap berharap Bu Risma masuk ke daftar yang akan diumumkan Pak Jokowi,” kata Seno.

“Sudah sejak lama, waktu itu kami dan teman-teman Millenials Surabaya mendorong agar Bu Risma menjadi menteri Pak Jokowi. Rekam jejak keberhasilan Bu Risma selama memimpin Kota Surabaya ini sudah sangat teruji. Cocok sekali kalau kita nilai Bu Risma ini jadi MenPan-RB ataupun Mendagri. Sudah sangat teruji. Kami pun bangga jika putra-putri terbaik Surabaya bisa mendapatkan mandat menjadi menteri,” tambahnya.

Pemerhati sosial Dhimas Anugrah pada kesempatan berbeda pun pernah turut berkomentar terkait wacana Wali Kota Risma dicalonkan sebagai menteri di kabinet Presiden Jokowi. Ia menilai, Risma layak untuk mengisi posisi tersebut. “Bu Risma punya kapasitas. Beliau eksekutor ulung, pengalamannya sudah matang, jadi saya pikir tepat untuk jabatan Menteri atau Gubernur DKI.”

“Kekuatan Bu Risma ada pada kecerdasan dan kecepatan yang selama ini beliau demonstrasikan dalam memimpin kota Pahlawan. Itu bisa diterapkan pada level pelayanan publik yang lebih tinggi,” pungkas pemerhati yang mengajar sosiologi tersebut.

Di sisi lain, di tengah detik-detik pengumuman nama-nama Menteri, Risma justru tengah tidak berada di Indonesia. Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Parajarata mengungkapkan jika saat ini posisi Risma masih berada di luar negeri. Hal itu berkaitan erat dengan kunjungan kerja yang Ia lakukan ke Jerman dalam rangka Konferensi Tingkat Tinggi Kota Layak Anak.

“Hari ini terakhir mas, perjalanan ke indonesia. Nanti malam mas (tiba di Indonesia),” kata Adit, sapaan akrabnya, dikonfirmasi melalui jejaring pesan.

Untuk diketahui, dalam kaitan pengumuman penting terkait dirinya pun, Risma memang sering kali tidak hadir langsung di lokasi. Sebut saja saat Ia terpilih menjadi Ketua DPP PDIP lalu. Saat pengumuman, Risma justru tidak berada di Bali yang merupakan lokasi Konggres PDIP. Ia sudah kembali ke Surabaya setelah sebelumnya sempat hadir di acara. [ifw/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar