Politik Pemerintahan

Banyak Kantor Wilayah, Pemkot Malang Minta Data Kesehatan Karyawan

Wali kota Malang, Sutiaji bersama Forkopimda Kota Malang.

Malang(beritajatim.com) – Klaster perkantoran menjadi perhatian khusus Pemerintah Kota Malang dalam pencegahan penyebaran Covid-19. Klaster perkantoran paling diantisipasi, apalagi di Kota Malang banyak kantor perwakilan wilayah (kanwil) yang membawahi beberapa daerah di Jawa Timur.

Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan Pemerintah Kota Malang telah melakukan pertemuan dengan Kepala Kanwil Bank Indonesia (BI) Malang, dan Kepala Kanwil Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang. Mereka akan kembali mengadakan pertemuan lagi dalam waktu dekat termasuk dengan perbankan yang berstatus kantor wilayah di Kota Malang.

“Kemarin saya sudah bertemu dengan para Kanwil, BI, dan OJK. Dalam waktu dekat kita akan melakukan pertemuan lagi untuk mengantisipasi klaster perkantoran,” kata Sutiaji, Senin, (14/9/2020).

Sutiaji mengatakan, Pemerintah Kota Malang telah meminta data diri kesehatan masing-masing karyawan di perkantoran yang ada di wilayahnya. Data diri kesehatan ini selain untuk mengantisipasi klaster perkantoran juga untuk memudahkan proses tracing bila ditemukan karyawan positif Covid-19.

“Sudah saya minta untuk melaporkan data diri karyawan agar tidak muncul klaster baru. Ada beberapa kanwil di sini. Akan kami kumpulkan untuk keterbukaan data kepada kami untuk melaporkan semua itu karena berhubungan dengan tracing,” papar Sutiaji.

Sutaji mengatakan, dengan data diri kesehatan karyawan perkantoran proses tracing dan treatmen bisa dilakukan dengan jelas. Jika dari hasil tracing ada yang ditemukan reaktif maka akan dilakukan test swab.

“Kami lakukan dengan swab. Sehingga dengan langkah yang akan kami tempuh jelas ketika melakukan treatment,” tandasnya. (luc/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar