Politik Pemerintahan

Banyak Kader Pilih Daftar Bacawawali, Ini Kata PDIP

Anugrah Ariyadi (Kader PDIP) saat mengembalikan formulir Bacawawali ke DPC PDIP Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) – Dalam pendaftaran yang dibuka oleh PDIP terkait Pilwali Surabaya, banyak kader partai berlogo moncong banteng ini justru lebih memilih mendaftar sebagai Bakal Calon Wakil Wali Kota Surabaya. Hal itu pun dibenarkan oleh Bappilu DPD PDIP Jawa Timur, Deni Wicaksono.

“Memang menurut data yang kami terima hingga hari ini, dari pendaftar kader cenderung memilih mendaftar sebagai Wakil Wali Kota. Kalau data pastinya berapa, biar besok dirilis resmi oleh Pak Ketua DPD saja,” kata Deni, Selasa (17/9/2019).

Menurut Deni, banyaknya kader yang memilih untuk mendaftar sebagai Wakil Wali Kota ini merupakan pilihan pribadi masing-masing. “Kami tidak mengarahkan atau apa. Itu mereka sendiri yang memilih. Tanpa intervensi,” ujarnya.

Hampir senada, Bappilu DPC PDIP Kota Surabaya Wimbo Ernanto memiliki pandangan yang kurang lebih sama. Bedanya, dia melihat jika banyaknya kader yang mendaftar sebagai Wakil Wali Kota merupakan satu fenomena khusus.

“Mereka berarti memahami kemampuan masing-masing. Paham takarannya dan tahu batasan kemampuannya. Itu saja sih kalau saya lihat,” jelas Wimbo.

Untuk diketahui, dalam pendaftaran yang dibuka oleh PDIP terkait Pilwali Surabaya beberapa nama diketahui mendaftar. Total 18 orang, baik dari unsur kader maupun non kader mendaftar sebagai Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota. [ifw/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar