Politik Pemerintahan

Banyak Caleg di Sampang Tak Paham Penempatan APK

Sampang (beritajatim.com) – Menjamurnya Alat Peraga Kampanye (APK) menjelang Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) sebanyak 35 orang petugas gabungan dari Bawaslu, Panwas dan Satpol PP melakukan penertiban terhadap sejumlah APK para calon legislatif yang melanggar aturan, Rabu (9/1/2019).

Komisioner Bawaslu Sampang, Devisi Penindakan Pelanggaran Yunus Ali Ghafi menyampaikan, bahwa pelaksanaan razia penurunan APK tersebut serentak dilakukan di seluruh kecamatan dimulai dari Desa Aengsareh kemudian bergerak ke Jalan Syamsul Arifin, Jalan Diponegoro, Jalan Trunojoyo dan beberapa sudut yang terdapat APK liar.

“Sesuai dengan Perbub Sampang No. 47 Tahun 2017 APK yang kita bersihkan di tempat terlarang seperti tiang listrik, pohon, sekolah, kemudian yang melintas di jalan,” ucapnnya.

Sebelumnya, Bawaslu telah memberikan surat imbauan kepada para pemilik APK agar dicopot sendiri dan dipasang sesuai dengan aturan, namun karena tak ada kesadaran akhirnya ditindak tegas dengan dilakukan penurunan paksa.

Lebih lanjut, Yunus menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dilakukan yang kedua kalinya dan dan tidak akan tebang pilih dalam menurunkan segala APK yang dinilai melanggar aturan. “Ke depan, kami tak segan-segan akan memberikan tindakan kembali bahkan memanggil caleg yang bersangkutan jika masih ada yang membandel meletakkan APK tidak sesuai aturan,” pungkasnya.[sar/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar