Politik Pemerintahan

Bansos Polresta Mojokerto Sasar PKL Terdampak PPKM Level 4

Kapolresta Mojokerto, AKBP Rofiq Ripto Himawan memberikan bansos kepada perwakilan PKL. [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Pandemi Covid-19 memberi dampak pada berbagai sektor, terutama sektor perekonomian. Pedagang Kali Lima (PKL) yang sangat terasa dari kebijakan pemerintah mulai dari PSBB, PPKM, PPKM Mikro, PPKM Darurat dan saat ini PPKM level 4.

Melalui Bhabinkamtibmas, Polresta Mojokerto mendata para pelaku usaha mikro khususnya PKL terdampak pandemi Covid-19 di wilayah hukum Polresta Mojokerto. Secara langsung, Kapolresta Mojokerto, AKBP Rofiq Ripto Himawan bersama pejabat memberikan bantuan sosial (bansos) kepada mereka.

“Bagian dari kegiatan bansos ini tentunya merupakan bentuk bantuan sosial dari pemerintah, melalui Bhabinkamtibmas sebagai garda terdepan Polri untuk mendata pelaku usaha mikro yang berhak menerima bansos ini,” ungkapnya, Sabtu (31/7/2021).

Kapolresta menghimbau kepada para PKL untuk tetap melakukan aktivitasnya berjualan, namun dengan aturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Yakni tidak boleh makan di tempat dan jamnya juga diatur oleh pemerintah daerah yang sudah mengeluarkan Surat Edaran (SE) terkait hal tersebut.

“Silahkan berkegiatan tapi saya minta untuk ditaati aturan yang sudah diterapkan pemerintah, tujuannya supaya pandemi Covid-19 ini bisa kita putus dari dunia. Sebagai ikhtiar kita,” katanya.

Sementara itu, Kasubbag humas Polresta Mojokerto, Ipda MK Umam menambabkan, Polresta Mojokerto menyalurkan bansos untuk PKL sebanyak 41 paket. Bansos tersebut berupa sembako, obat-obatan, vitamin, hand sanitizer dan masker.

“Ini adalah bentuk kepedulian dan perhatian Kapolresta kepada Usaha Mikro khususnya PKL. Dan hari ini diterima Paguyuban PKL Putra Mojopahit, diharapkan dengan adanya giat bansos dapat mendorong semangat di masa pandemic Covid-19,” tambahnya.[tin/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar