Politik Pemerintahan

Bank Sampah Gresik Jadi Rujukan Daerah Lain

Gresik (beritajatim.com) – Keberadaan bank sampah di Kota Gresik menorehkan hasilnya. Hal ini karena Dirjen Pengelolaan Sampah Limbad dan B3 (PSLB3) Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menunjuk bank sampah yang dikelolah di Gresik menjadi rujukan bagi daerah lainnya.

Sebagai bentuk komitmennya, Bupati Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) bersama Dirjen PSLB3 Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Rosa Vivien Ratmawati menyaksikan MoU pembina Bank Sampah Gresik Gemes Sekardadu dengan PT Surabaya Mekabox.

“Kami mengapresiasi Bank Sampah Gresik yang saat ini bisa jadi percontohan pengelolaan sampah di Indonesia,” ujar Dirjen PSLB3, Rosa Vivien Ratmawati di Gresik, Kamis (4/06/2021).

Adanya bank sampah ini lanjut dia, merupakan bagian dari membangun sirkulasi ekonomi melalui tata Kelola sampah untuk meningkatkan perekonomian rakyat. Dirinya berharap kinerja bank sampah Gresik patut dijadikan rujukan bagi bank sampah yang lain.

Rosa Vivien Ratnawati mengaku melihat sendiri ibu Fitriyah selaku pembina bank sampah Gresik sangat menikmati pekerjaannya. Hal ini bisa dilihat di medsos yang diunggahnya yang selalu mengerjakan dengan senyum keihlasan. Bank Sampah ini produktifitasnya sangat menggembirakan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (Gresik) M. Najikh menyatakan sangat mendukung proyek perubahan dari Dirjen PSLB3 KLHK dalam membangun sirkulasi ekonomi melalui tata Kelola sampah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Kami berharap program ini dapat menyelesaikan permasalahan sampah, meningkatkan pendapatan masyarakat. Pelibatan bank sampah dapat mendorong perwijudan sirkular ekonomi dan pengelolaan sampah di masyarakat.” katanya.

Bupati Gresik Gus Yani menuturkan, pengelolaan bank sampah dapat memenuhi kebutuhan bahan baku industry daur ulang plastic dan kertas dalam negeri sekaligus mengurangi impor limbah B3.

“Kami telah memfasilitasi kemitraan dan Kerjasama ini. Saya berharap permasalahan pemenuhan bahan baku industri daur ulang dalam negeri dapat teratasi,” tandasnya. [dny/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar