Politik Pemerintahan

Bangun TPA Ramah Lingkungan, Pemkab Mojokerto Sinergi dengan Pemdes

Foto: Ilustrasi

Mojokerto (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto akan membangun Tempat Pembuangan Akhir (TPA) berkonsep ramah lingkungan di bekas galian C Desa Karangdieng, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto. Pembangunan TPA seluas 4,2 hektar tersebut, Pemkab Mojokerto akan bersinergi dengan Pemerintah Desa (Pemdes).

Bupati Mojokerto, Pungkasiadi membenarkan, terkait Pemkab Mojokerto akan bersinergi dengan Pemdes untuk mensukseskan rencana pembangunan TPA baru tersebut. “Kalau itu (pembangunan TPA, red)
kita akan support itu nanti akan sinergi dengan pemerintah daerah,” ungkapnya ditemui beberapa waktu lalu.

Masih kata orang nomor dua di Kabupaten Mojokerto ini, tanah untuk pembangunan TPA yang rencananya bisa menampung sampah di lima kecamatan sekitar tersebut saat ini masih dalam tahap pembebasan lahan. Yakni progres pembebasan lahan masih berjalan khususnya untuk akses masuk menuju TPA.

“Kalau tanahnya sudah beli tahun kemarin, yang belum itu nanti jalan tembusan. Yakni antara poros depan menuju ke TPA tersebut tidak panjang kalau tidak salah sekitar 1,6 kilometer. Penanganan sampah, saat ini sudah menjadi persoalan nasional. Tapi yang terpenting pemdes bisa ikut serta untuk merealisasikan pembangunan TPA ini,” katanya.

Terkait sistem pengolahan sampah, lanjut Bupati, TPA Karangdieng akan menggunakan teknologi modern. Sedangkan, untuk penghijauannya masyarakat punya peran agar TPA tersebut tidak kelihatan jika TPA dengan anggaran penghijauan dari Pemdes.

“Kita akan terus-menerus mengembangkan TPA ya itu tadi karena sudah menjadi masalah nasional,” tegasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto akan membangun satu lagi Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Pembangunan TPA dengan luas 4,2 hektar di Desa Karangdieng, Kecamatan Kutorejo tersebut dinilai karena sudah mendesak untuk keperluan pengolahan sampah.

Sehingga di tahun 2020 ini, Pemkab Mojokerto akan membangun TPA di bekas galian C yang sudah dibeli di tahun 2019 lalu. Diharapkan, dengan adanya satu lagi TPA untuk pengolahan sampah di lima kecamatan yang ada di sekitarnya tersebut diharapkan bisa memaksimalkan pengolahan sampah di Kabupaten Mojokerto.[tin/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar