Politik Pemerintahan

Bangun SPAM, Perumda Tirta Kanjuruhan Siapkan Rp 500 Miliar untuk Air Minum

Malang (beritajatim.com) – Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kabupaten Malang akan direncanakan mulai tahun 2021mendatang. Pembangunan tersebut, diproyeksikan dapat mengatasi kekeringan yang kerap melanda enam kecamatan di Kabupaten Malang. Yakni Kecamatan Bantur, Pagak, Donomulyo, Subermanjing Wetan, Gedangan dan Kalipare.

Pembangunan SPAM ini rencananya akan dikerjakan selama dua tahun, dan ditargetkan mulai dapat difungsikan pada 2023 mendatang. Sementara sumbernya, kebutuhan air baku ini akan memanfaatkan aliran sungai lesti di kawasan Malang Selatan.

“Sudah ada kajian dan survey, ada 50 ribu yang berminat menjadi pelanggan untuk bisa memanfaatkan SPAM ini,” ungkap Direktur Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang, Syamsul Hadi, Kamis (17/9/2020).

Sedang kapasitasnya, untuk dapat memenuhi kebutuhan air 50 ribu pelanggan tersebut, Perumda Tirta Kanjuruhan akan mengambil dari aliran sungai lesti dengan kapasitas 500 liter per detik. “Namun setelah kami koordinasi dengan PJT (Perum Jasa Tirta) dan BBWSB (Balai Besar Wilayah Sungai Brantas) karena itu wilayahnya, kami direkomendasikan untuk bisa mengambil sampai 1.000 liter per detik,” kata Syamsul.

Kapasitas yang dimiliki aliran sungai lesti mencapai 22 ribu liter per detik pada musim kemarau, dan pada musim hujan dapat mencapai 30 ribu liter per detiknya. “Kalau melihat kapasitas itu, dan berdasarkan kajian yang sudah dilakukan ya sangat mampu sekali,” tegas Syamsul.

Sementara itu, anggaran yang disiapkan untuk pembangunan ini adalah sekitar Rp 500 Miliar. Dimana anggaran tersebut melibatkan Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Daerah. “Kalau prosentasenya, 30 persen Pemerintah Daerah (Pemkab Malang) dan 70 persen sisanya, antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi,” pungkasnya. (yog/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar