Politik Pemerintahan

Bangkit dari Covid-19, Pemkot Mojokerto Inovasi di 7 Sektor

Tanda pengatur jarak antrean di persimpangan di Jalan Pahlawan Kota Mojokerto. [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto terus berupaya melakukan persiapan dalam menghadapi new normal life agar masyarakat bisa produktif namun tetap aman. Salah satunya melalui inovasi yang difokuskan di tujuh sektor.

Tujuh sektor yang dimaksudkan meliputi Transportasi New Normal Aman Covid-19 (Dinas Perhubungan), Mlijo Online Pasar Tanjung (Dinas Perindustrian dan Perdagangan), Sistem Informasi Mojokerto – Simojo (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu).

Belanja Nyaman Terjamin Sehat – Benyamin’s, Jemput Dampingi Layani Antar – Jeda Layar, Musim Ada Covid-19 Ora Kuatir – Maco dan Santap Enak Di Tempat atau Di Rumah Pasti Puas – Sedap (Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya dan Pariwisata).

Kesiapan berinovasi di tujuh sektor tersebut, ditandai dengan persiapan mengikuti lomba inovasi daerah dalam penyiapan tatanan normal baru produktif dan aman Covid-19, yang diadakan Pemerintah Pusat melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Dalam Negeri.

Adapun tujuan dari lomba tersebut adalah dalam rangka mendorong inovasi dan kreativitas pemerintah daerah menghadapi new normal life pada situasi pandemi Covid-19. “Kami telah menyiapkan semuanya pada tujuh sektor penting yang biasanya digunakan oleh masyarakat beraktivitas sehari-hari,” ungkap Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, Sabtu (20/6/2020).

Seperti pasar tradisional, pasar modern, restoran, hotel, pelayanan perizinan, tempat wisata dan transportasi umum. Semuanya sudah disiapkan dan pikirkan secara matang agar masyarakat bisa produktif kembali namun tetap terjaga dan aman dari pandemi Covid-19.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari

Perubahan aktifitas yang ada pada tujuh sektor tersebut, semata-mata demi melindungi masyarakat agar terhindar dari virus. Sekaligus menyiapkan masyarakat untuk bersama-sama dengan pemerintah daerah menuju new normal life dengan mengedepankan protokol kesehatan.

“Dari 7 sektor tersebut, semuanya mengedepankan protokol kesehatan. Misalnya seperti saat kita ke tempat wisata, bagaimana tata cara yang benar, saat ingin berbelanja di pasar tapi tidak mau keluar rumah, kami menyediakan layanan pendukung sekaligus pembayaran non-tunai,” katanya.

Tidak hanya itu, lanjut Ning Ita (sapaan akrab, red), aktivitas di angkutan umum pun dibatasi. Saat ini Pemkot Mojokerto benar-benar konsen menerapkan new normal demi keselamatan bersama di tengah kondisi pandemi Covid-19.

“Sehingga masyarakat bisa kembali produktif dan aktivitas bisnis kembali hidup,” tegas Wali Kota perempuan pertama di Kota Mojokerto ini. [tin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar