Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Bangkalan Terima Dana Rp 27 Miliar, Proyek Irigasi Hanya Diawasi TPM

Ilustrasi Pengerjaan program percepatan peningkatan tata guna air irigasi (P3-TGAI)

Bangkalan (beritajatim.com) – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), memberikan dana sebesar Rp 27 milyar untuk program percepatan peningkatan tata guna air irigasi (P3-TGAI) di Bangkalan. Sayangnya, proyek yang berada di 142 titik itu hanya diawasi oleh Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM).

Konsultan Manajemen Balai (KMB) P3TGAI wilayah Bangkalan Jamaluddin menyebutkan, bahwa Kabupaten Bangkalan menjadi salah satu penerima proyek Kementrian PUPR tersebut. Dari jumlah 142 titik pengerjaannya dibagi menjadi dua. “Pengerjaan pertama 112 titik sisanya di pengerjaan tahap kedua,” jelasnya, Sabtu (4/9/2021).

Diketahui, 142 titik tersebut tersebar di 12 kecamatan yakni Kecamatan Bangkalan, Burneh, Socah, Kokop, Modung, Klampis, Sepulu, Tanah Merah, Tanjung Bumi, Tragah, Geger, serta Kecamatan Kwanyar.

“Saat ini untuk realisasi sudah masuk tahap dua dan ditargetkan selesai dalam 110 hari. Jadi november harus beres semua,” tambahnya.

Ia menyebut, dari jumlah dana sebanyak Rp 27 milyar itu masing -masing titik pengerjaan menerima dana sebanyak Rp 195 juta. Selain itu, proyek irigasi tersebut dilaksanakan secara swakelola atau penunjukan langsung (PL). “Untuk pengerjaan dilakukan oleh perkumpulan petani pemakai air (P3A) dan pengawasannya dilakukan oleh TPM sehingga tiap pengawas wajib memastikan pengerjaan sesuai RAB,” paparnya.[sar/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar