Politik Pemerintahan

Bakal Dihadiri Gubernur Jatim, Ini Jadwal Sertijab dan Pidato Bupati Sugiri Sancoko

Wakil Ketua DPRD Ponorogo Dwi Agus Prayitno [foto/Endra Dwiono]

Ponorogo (beritajatim.com) – Meski sudah dilantik oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada 26 Februari, Bupati Sugiri Sancoko dan Wabup Lisdyarita masih akan melakukan serah terima jabatan (sertijab).

Yakni prosesi sertijab dari Plh. Bupati Agus Pramono kepada bupati terpilih Sugiri Sancoko dan wakil bupati Lisdyarita. Acara tersebut rencananya dilakukan di DPRD Ponorogo. “Sertijab sudah dijadwalkan, rencanaya dilakukan pada Kamis (4/3) lusa,” kata Wakil Ketua DPRD Ponorogo Dwi Agus Prayitno, Selasa (2/3/2021).

Selain acara sertijab, uga diselenggarakan rapat paripurna. Rapat tersebut dilakukan dalam rangka mendengarkan pidato kepala daerah yang sudah dilantik. Dwi menyebut pihaknya mendapatkan kabar bahwa sertijab dan rapat paripurna itu bakal dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

“Infonya Bu Gubernur akan hadir. Jadwal ini menyesuaikan dari Pemprov dan sudah kita bamuskan pada Jumat lalu. Setelah dari Ngawi beliau geser ke Ponorogo,” katanya.

Untuk diketahui, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, secara marathon akan menghadiri serah terima jabatan (sertijab) Bupati/Walikota di 14 Kabupaten/Kota di Jatim. Kegiatan ini dimulai pada 1 sampai dengan 7 Maret 2021.

Urutan sertijab di 14 kabupaten/kota tersebut, hari pertama dimulai dari Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, dan Kota Pasuruan. Di hari kedua, Kabupaten Jember, Kabupaten Situbondo, dan Kabupaten Banyuwangi. Untuk hari ketiga Kabupaten Malang, Kabupaten Blitar, dan Kabupaten Kediri.

Selanjutnya hari keempat, Kabupaten Ponorogo, dan Kabupaten Ngawi, dan hari kelima di Kabupaten Mojokerto. Lalu hari keenam di Kabupaten Lamongan dan Kabupaten Gresik. Sedangkan untuk hari ketujuh di Kabupaten Sumenep.

Sementara ada 3 daerah tidak menggelar sertijab, dikarenakan masih dijabat oleh petahana.Yakni Kota Blitar, Kabupaten Malang, dan Kabupaten Trenggalek. Meski begitu, bagi 3 kabupaten/kota tersebut harus tetap melaksanakan Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian pidato visi dan misi kepala daerah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Gubernur Khofifah mengatakan bahwa sertijab tersebut juga digelar dengan protokol kesehatan yang sangat ketat. Para undangan juga sangat terbatas. Ini penting, untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19 pada kegiatan yang dimaksud.

“Jadi kami juga terus mengecek dan memastikan bahwa kegiatan sertijab sekaligus sidang paripurna yang digelar akan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat,” tegas Gubernur Khofifah. [end/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar