Politik Pemerintahan

Bacabup PKB Tanda Tangani 9 Poin Pakta Integritas An-Nahdliyyah

Sumenep (beritajatim.com) – Sebanyak tujuh bakal calon bupati dan calon wakil bupati Sumenep yang ‘melamar’ melalui PKB, melakukan penandatanganan Pakta Integritas An-Nahdliyyah.

Ketua Tanfidz DPC PKB Sumenep Imam Hasyim menjelaskan, semula ada 10 orang yang mengambil formulir pendaftaran sebagai bacabup dan bacawabup. Namun yang mengembalikan formulir hanya tujuh orang.

“Jadi tujuh nama itulah yang akan kami usulkan ke DPP melalui DPW. Insya Allah dalam waktu yang tidak lama, akan turun rekomendasi dari DPP, ” ujar Imam, Minggu (29/12/2019).

Ia berharap, siapapun nama yang akan direkomendasikan DPP, maka harus diterima dengan legowo, dan didukung penuh oleh semua kader PKB.

“Yang jelas, semua bakal calon bupati dan wakil bupati yang mendaftar melalui PKB adalah kader NU,” tandasnya.

Dari tujuh bakal calon yang mendaftar melalui PKB, lima diantaranya mendaftarkan diri sebagai bakal calon bupati, dan dua lainnya sebagai bakal calon wakil bupati.

Yang mendaftar sebagai bakal calon bupati adalah Unais Ali Hisyam, Nurfitriana Busyro Karim, Donny M. Siradj, dan Salahuddin Warits. Sedangkan yang mendaftar sebagai bakal calon wakil bupati adalah Achmad Yunus dan Nurfaizin.

“Pakta Integritas An-Nahdliyah ini merupakan komitmen bagi para bakal calon untuk mengutamakan pengabdian terhadap NU,” ucap Imam Hasyim.

Ada 9 poin yang tertuang dalam Pakta Integritas tersebut. Diantaranya adalah mengalokasikan dana kebijakan untuk pemberdayaan jam’iyah, mendukung kemajuan pondok pesantren, guru madrasah diniyah, guru ngaji, dan memberikan beasiswa bagi santri yang berprestasi.

Selain itu, berkomitmen untuk memperjuangkan pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah daratan maupun kepulauan. Kemudian pengelolaan sumber daya alam dengan lebih mengedepankan kepentingan masyarakat lokal. [tem/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar